SERANG – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Provinsi Banten menggelar acara Refleksi Hari Bangkit (Harba) PII ke-79 bertempat di Aula Dinas PUPR Provinsi Banten, Sabtu, (16/5/2026).
Perhelatan yang diperingati setiap tanggal 4 Mei ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan umat serta menegaskan kembali khidmat PII bagi pelajar, Islam, dan Indonesia.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Di antaranya Anggota DPD RI H. Abdi Sumaithi, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten KH Tubagus Rubal Faisal, Wakapolda Banten yang hadir mewakili Kapolda Banten, Kepala UPTD TIK PK Dindikbud Provinsi Banten H. Suryadi, serta Ketua PW KB PII Banten Drs. H. Makmun Muzakki.
Kader PII Tidak Boleh Jalan di Tempat
Dalam sambutannya, Ketua Umum PW PII Banten, Mohammad Royhan Daestaki, menegaskan bahwa refleksi Harba ke-79 ini harus menjadi pelecut semangat agar seluruh kader terus bergerak maju.
“Momentum Hari Bangkit ke-79 tahun ini mengondisikan agar kader PII tidak berjalan di tempat. Harus ada kenaikan level, baik dari segi kuantitas perkaderan maupun kualitas pemahaman,” ujar Royhan.
Sebagai organisasi yang didirikan oleh salah satu tokoh utamanya, Alm. Joesdi Ghazali, pada 4 Mei 1947, cita-cita luhur para pendiri PII dinilai masih sangat relevan dan terus dilanjutkan oleh generasi saat ini.
Hal senada disampaikan oleh Anggota DPD RI, H. Abdi Sumaithi. Ia menilai perjalanan panjang yang telah dilalui PII membuktikan bahwa organisasi ini memiliki fondasi yang kokoh dan tidak tergerus oleh zaman.
“PII menjadi wadah pencetak para pemimpin bangsa yang tidak akan pernah hilang ditelan zaman. Gaya PII dikenal dengan komunikasinya yang baik dan efektif, sehingga PII tetap kuat hingga menginjak usia 79 tahun ini,” ungkap Abdi.
Transformasi Pendidikan di Era Digital
Selain seremonial refleksi, rangkaian kegiatan Harba PII kali ini juga diisi dengan Seminar Pendidikan bertajuk “Transformasi Pendidikan Banten 2026: Membangun Generasi Unggul di Era Digitalisasi”.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni perwakilan dari Dindikbud Provinsi Banten dan Ketua Umum PW KB PII Banten.
Dalam pemaparan materinya, KH. Makmun Muzakki menekankan pentingnya PII yang berbasis pelajar dan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Organisasi PII lahir dengan tujuan menyempurnakan pendidikan. PII harus menjadi wadah representatif untuk mencetak kader pemimpin bangsa menuju Generasi Emas 2045,” tegas Makmun.
Sebagai organisasi pergerakan, PII berkomitmen menanamkan nilai-nilai Catur Bakti PII—yakni sebagai wadah berlatih, alat perjuangan, generasi muslim, dan sukses studi—demi membentuk kader Muslim, Cendekia, Pemimpin.
Melalui momentum Harba ke-79 ini, PW PII Banten berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial sesaat, melainkan menjadi langkah masif untuk mengenalkan PII lebih luas kepada masyarakat pelajar, sekaligus memicu mereka untuk level up dalam kemampuan akademik dan organisasi.***