Bus Shalawat Kembali Beroperasi Penuh di 23 Rute Menuju Masjidil Haram

MAKKAH — Layanan bus shalat lima waktu atau Bus Shalawat kembali beroperasi penuh untuk mengantar jemaah haji Indonesia dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Fasilitas transportasi yang beroperasi selama 24 jam ini dapat dinikmati oleh seluruh jemaah secara gratis.

Kepala Bidang Layanan Transportasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syarif Rahman, menjelaskan bahwa operasional penuh Bus Shalawat ini dimulai pada Minggu (31/5/2026) pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Meski awalnya dijadwalkan beroperasi sejak pukul 01.00 WAS, Pemerintah Arab Saudi melakukan penyesuaian jadwal menjadi pukul 13.00 WAS.

Syarif menilai perubahan tersebut sangat tepat karena bertepatan dengan masa puncak haji, di mana mayoritas jemaah baru saja menyelesaikan Nafar Tsani dan kembali dari Mina ke hotel.

“Kami melihat perubahan jadwal ini sangat linear dengan masa puncak haji. Siang harinya, banyak jemaah dari seluruh dunia yang baru menyelesaikan Nafar Tsani, sehingga jeda waktu tersebut bisa digunakan jemaah untuk beristirahat. Penundaan selama 12 jam ini kami rasa sangat relevan agar jemaah bisa memulihkan stamina,” ujar Syarif saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH).

Syarif menjabarkan, total ada 458 unit bus yang dikerahkan untuk melayani 23 rute berbeda. Karena fasilitas ini gratis, jemaah tidak perlu ragu atau khawatir dalam memanfaatkannya untuk mobilitas ibadah sehari-hari.

“Mulai hari ini, jemaah yang bersiap pulang ke Tanah Air maupun yang akan bergeser ke Madinah sudah bisa menggunakan Bus Shalawat selama 24 jam penuh. Baik untuk melaksanakan Tawaf Ifadah maupun ibadah lainnya di Masjidil Haram,” tambahnya.

Untuk mengakses layanan ini, jemaah cukup menunggu di halte terdekat dari hotel masing-masing. Bus Shalawat ini akan beroperasi menuju tiga terminal utama di sekitar Masjidilharam, yaitu: Terminal Syib Amir, Terminal Ajyad, Terminal Jabal Ka’bah.

Jemaah diimbau untuk selalu mengingat lokasi halte keberangkatan serta terminal tujuan agar perjalanan pulang-pergi berjalan lancar.

Informasi mengenai nama terminal, nomor bus, dan rute tujuan juga dapat dicek kembali melalui kartu rute yang telah dibagikan kepada setiap jemaah. (*/Red/MCH-2026)

Bus shalawathajiMakkahMasjidil Haram
Comments (0)
Add Comment