MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengajak seluruh masyarakat di Tanah Air untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji kali ini.
Khususnya kelancaran pada fase puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yang tinggal beberapa hari lagi.
Ajakan itu disampaikan Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha. Ia menyebut doa dari masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan agar seluruh rangkaian ibadah jemaah berjalan khusyuk dan selamat.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini, khususnya menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” kata Ichsan dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).
Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan penyelenggaraan haji sudah memasuki hari ke-31 masa operasional.
Berdasarkan data 20 Mei 2026, sebanyak 513 kloter dengan 197.876 jemaah dan 2.044 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah itu, 502 kloter atau 193.593 jemaah sudah berada di Makkah Al-Mukarramah.
Ichsan menjelaskan, pemerintah bersama PPIH Arab Saudi terus memperkuat kesiapan layanan di Armuzna.
Fokus layanan diberikan pada kesiapan tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, serta perlindungan jemaah, terutama lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah berisiko kesehatan.
Sebagai bagian dari persiapan, layanan bus Shalawat akan dihentikan sementara mulai Jumat 22 Mei 2026 pukul 18.00 waktu Arab Saudi.
Penghentian dilakukan untuk menata lalu lintas dan armada transportasi menjelang puncak haji.
Layanan bus shalawat dijadwalkan kembali beroperasi pada Ahad 31 Mei 2026.
Jemaah jug diminta menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, dan mengikuti arahan petugas kloter maupun sektor.
Kemenhaj juga mengingatkan agar jemaah tidak melakukan perjalanan mandiri tanpa koordinasi petugas.
“Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan layanan yang tertib, aman dan nyaman, serta dapat menjalankan rangkaian ibadah puncak haji dengan khusyuk,” ujar Ichsan.
Ia menutup pernyataan dengan harapan agar Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, dan kemudahan bagi seluruh jemaah haji Indonesia.
“Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya. (*/Red/MCH-2026)