Masih Ada PKL yang Menolak Dipindahkan ke Pasar Kandangsapi, Ini Solusi yang Disiapkan Pemkab Lebak

 

LEBAK – Berdasarkan hasil survei Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mencatat ada sebagian besar Pedagang Kaki Lima (PKL) menyambut baik rencana pemindahan ke Pasar Kandangsapi, Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung.

Begitupun, hasil survei menunjukkan ada beberapa pihak yang masih menolak langkah ini.

Untuk mengatasi keberatan tersebut, Pemkab Lebak telah menyusun serangkaian solusi melalui sosialisasi intensif dan pendekatan persuasif.

Beberapa solusi yang ditempuh antara lain adalah melakukan edukasi tentang aturan hukum terkait larangan berjualan di jalan raya, membina serta memberdayakan PKL yang lokasinya tidak mengganggu ketertiban umum, serta menjalin hubungan baik antara pemerintah dengan organisasi PKL.

“Kami memahami kekhawatiran sebagian pedagang. Oleh karena itu, kami membuka forum diskusi untuk mencari solusi bersama dan memberikan pendampingan yang berkelanjutan,” kata Asda II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi kepada Fakta Banten, Selasa (11/2/2025).

“Bahkan kami sudah menyiapkan program gratis sewa selama satu tahun bagi pedagang yang bersedia berjualan di Pasar Kandangsapi,” sambungnya.

Melalui upaya tersebut, diharapkan para pedagang yang awalnya ragu akan dapat menerima perubahan dan beradaptasi dengan sistem penataan pasar yang baru.

“Kami menjamin bahwa setiap langkah diambil bertujuan menciptakan ketertiban dan kenyamanan, baik bagi para pedagang maupun masyarakat luas,” terangnya.

Salah satu tujuan utama dari relokasi PKL ke Pasar Kandangsapi juga adalah untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di sekitar Pasar Rangkasbitung serta mengembalikan fungsi semula jalan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa.

Ajis menilai, dengan pemindahan ini, kawasan yang tadinya terkesan kumuh dapat berubah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Ia juga menyebutkan bahwa penataan ulang PKL diharapkan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui lingkungan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman

“Dengan memindahkan PKL ke lokasi yang telah disiapkan, kami ingin menciptakan ekosistem pasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberikan kenyamanan bagi konsumen,” terangnya.

Selain perbaikan infrastruktur, program ini juga mendukung penerapan standar nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat yang menjadi acuan dalam menciptakan pasar yang modern dan terintegrasi.

“Langkah ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi mobilitas masyarakat serta menekan angka kemacetan di area strategis kota,” pungkasnya. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment