MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberi perhatian serius terhadap layanan dasar untuk jemaah haji Indonesia saat melaksanakan mabit (bermalam) di Mina, sebagai salah satu rangkaian Puncak Ibadah Haji.
Dari pantauan di lokasi pada Selasa (19/5/2026), seluruh tenda di area Mina telah terpasang dan siap ditempati jemaah.
Persiapan fasilitas di Mina ini sepertinya tinggal tahap akhir penataan, salah satunya pemasangan rumput sintetis di lorong tengah tenda, dan pembersihan area bekas sisa-sisa pekerjaan.
Sejumlah fasilitas dasar atau vital yang dipastikan akan tersedia, yakni air minum, air MCK, pendingin udara (AC), hingga kelancaran distribusi konsumsi.
PPIH khususnya Satgas Mina akan memastikan hal-hal tersebut menjadi prioritas jelang puncak ibadah.
Selebihnya, fasilitas kasur, toilet, pendingin udara, tempat sampah telah siap.
Wakil Satgas Mina Zaenal Muttaqin menegaskan seluruh fasilitas vital harus berfungsi optimal untuk menjamin jemaah bisa menjalankan ibadah tanpa kendala.
“Yang paling utama adalah fasilitas tenda bisa berfungsi dengan baik, terutama air, AC, dan penerangan,” kata Zaenal kepada Media Center Haji, saat meninjau Markaz 87 Mina, Selasa (19/5/2026).
Tak hanya itu, skema distribusi makanan juga menjadi perhatian utama. Kemenhaj akan memberikan menu makanan ready to eat (RTE) atau siap saji kepada jemaah.
PPIH juga menyiapkan dapur untuk pendukung fasilitas konsumsi, guna mengantisipasi keterlambatan distribusi konsumsi ke jemaah.
“Kita harapkan saat makan, dapurnya sudah siap, sehingga tidak ada keterlambatan dalam pendistribusian,” katanya.
Menurutnya, kelancaran layanan ini sangat krusial karena jemaah akan menjalani fase ibadah yang cukup padat, mulai dari mabit hingga lontar jumrah pada 10 Dzulhijjah, dan hari Tasyrik tanggal 11, 12, dan 13.
Dengan layanan yang optimal, jemaah diharapkan dapat beribadah dengan tenang dan menjaga kondisi fisik selama berada di Mina.
“Harapan kami, layanan ini bisa menambah kenyamanan dan kekusyukan jemaah menjalankan ibadah haji,” ungkapnya. (*/Red/MCH-2026)