SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengalihkan anggaran pengadaan mobil dinas pribadi menjadi bantuan lima unit mobil ambulans desa untuk masyarakat di Kabupaten Serang.
Penyaluran ambulans dilakukan secara langsung oleh Ratu Zakiyah bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, dr. Efrizal, ke sejumlah desa penerima bantuan pada Senin (25/5/2026).
Lima desa penerima bantuan ambulans tersebut yakni Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Desa Menggureja, Kecamatan Pulo Ampel, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, serta Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran.
“Anggaran yang seharusnya digunakan untuk kendaraan pribadi bupati kami alihkan untuk pembelian ambulans desa agar lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ratu Zakiyah kepada wartawan saat menyerahkan bantuan di Desa Tirtayasa.
Menurutnya, keputusan mengalihkan anggaran mobil dinas dilakukan karena masih banyak kebutuhan layanan dasar masyarakat yang harus diprioritaskan, khususnya di sektor kesehatan.
Ia berharap ambulans desa tersebut dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat hingga mempercepat penanganan pasien dalam kondisi darurat.
“Semoga ambulans ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu keselamatan masyarakat, terutama saat kondisi mendesak,” ujarnya.
Ratu Zakiyah juga meminta pemerintah desa aktif berkoordinasi dengan puskesmas, bidan desa, serta rumah sakit rujukan agar pelayanan pasien berjalan cepat dan optimal.
“Harus ada koordinasi dengan tenaga kesehatan, karena ambulans ini digunakan untuk mengawal pasien yang membutuhkan penanganan medis,” tegasnya.
Selain menyerahkan bantuan ambulans, Bupati Serang juga mengungkapkan telah mengalihkan anggaran sewa rumah dinas untuk program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).
Ia menyebut anggaran sekitar Rp300 juta tersebut dititipkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang.
“Kalau satu rumah dibantu Rp20 juta, maka ada sekitar 10 sampai 15 rumah tidak layak huni yang bisa diperbaiki,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, dr. Efrizal, mengatakan ambulans desa yang diberikan memiliki fasilitas lebih lengkap dibanding mobil siaga desa biasa.
Menurutnya, kendaraan tersebut dilengkapi alat medis dan tempat tidur pasien bongkar pasang sehingga bisa digunakan untuk layanan kesehatan maupun kegiatan desa lainnya.
“Ambulans ini multifungsi. Bisa digunakan sebagai ambulans kesehatan sekaligus mobil siaga desa,” katanya. ***