DAMRI Pastikan Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas dalam Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang

SERANG – Perum DAMRI memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam uji coba operasional bus listrik di Kota Serang. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari pelatihan pengemudi, pemeriksaan perlengkapan keselamatan, hingga perlindungan asuransi bagi penumpang.

Manager Operasional DAMRI Serang, Eko Adi Susanto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan prosedur operasional standar (SOP) untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi selama bus beroperasi di jalan raya.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami dan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Kami memastikan penumpang yang naik sudah ter-cover asuransi Jasa Raharja,” kata Eko, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, aspek keselamatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan pengemudi dan kru dalam menghadapi situasi lalu lintas yang dinamis.

Sebelum bertugas, pengemudi mendapatkan pelatihan dan pembekalan mengenai tata cara berkendara, pengendalian emosi di jalan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi insiden.

Selain itu, setiap kru juga mengikuti pengarahan sebelum menjalankan tugas untuk memastikan mereka memahami tanggung jawab dan prosedur keselamatan selama pelayanan berlangsung.

DAMRI turut memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan di dalam kendaraan, seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Eko menjelaskan, pihaknya juga memiliki SOP penanganan kecelakaan dan prosedur menghadapi kondisi darurat lainnya, termasuk ketika terjadi demonstrasi maupun situasi yang berpotensi mengganggu operasional kendaraan.

“Pengemudi sudah diberikan pembekalan mengenai apa yang harus dilakukan ketika menghadapi insiden di jalan. Kami ingin memastikan kru siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Selain aspek keselamatan, kendaraan yang diuji coba juga dilengkapi fasilitas untuk mendukung kenyamanan penumpang, termasuk bangku khusus bagi penyandang disabilitas serta stiker informasi terkait penggunaan fasilitas tersebut.

Diketahui, uji coba bus listrik di Kota Serang berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Dalam tahap ini, masyarakat dapat menggunakan layanan tersebut secara gratis dengan menaiki kendaraan di halte atau titik pemberhentian yang telah ditentukan Dinas Perhubungan.

DAMRI mengoperasikan dua jenis kendaraan untuk uji coba, yakni satu bus berukuran medium dan satu kendaraan minibus.

Eko menjelaskan, layanan tersebut direncanakan melayani dua koridor, yakni Koridor 1 yang menghubungkan Terminal Pakupatan dengan Universitas Serang Raya (Unsera), serta Koridor 3 dari Perumahan Cisendawa menuju Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten (UIN SMH Banten).

Kedua koridor direncanakan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Terkait potensi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Terowongan Kaligandu pada jam sibuk pagi dan sore, DAMRI telah menyampaikan hal tersebut kepada Dinas Perhubungan untuk dievaluasi. Penyesuaian jadwal operasional masih memungkinkan dilakukan agar pelayanan tidak menambah kepadatan lalu lintas.

Sementara itu, mengenai tarif setelah uji coba, Eko menyebutkan belum ada keputusan final. Besaran tarif masih akan dikaji bersama pihak terkait dengan mempertimbangkan keterjangkauan bagi masyarakat.

DAMRI berharap uji coba ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Kota Serang, dengan tetap mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kebutuhan masyarakat. ***

DAMRIKota SerangUji Coba Bus Listrik
Comments (0)
Add Comment