SERANG – Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Desi Ferawati, menegaskan forum Rakerda 2026 harus mampu melahirkan program kerja yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pemudi.
Pernyataan tersebut disampaikan Desi saat Rakerda Karang Taruna Kabupaten Serang yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Cikande, Selasa (8/9/2026).
Menurut Desi, Rakerda tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda rutin atau kegiatan seremonial organisasi.
Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ruang bagi seluruh kader untuk menyatukan gagasan sekaligus menentukan arah program Karang Taruna dalam beberapa tahun ke depan.
“Karang Taruna hari ini melaksanakan Rakerda bukan hanya sebatas menjalankan rutinitas organisasi secara seremonial, tapi mudah-mudahan Rakerda ini juga menghasilkan beberapa rumusan program kerja yang insya Allah bisa memberikan manfaat konkret dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam melayani masyarakat Kabupaten Serang,” kata Desi kepada wartawan.
Desi yang juga menjabat sebagai Bendahara Karang Taruna Kabupaten Serang menilai, keberadaan organisasi kepemudaan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
Karena itu, ia berharap setiap rumusan yang dihasilkan dalam Rakerda dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang memiliki dampak konkret, terutama dalam meningkatkan peran dan potensi pemuda di Kabupaten Serang.
“Khususnya para pemuda dan pemudi yang bersatu dalam satu Karang Taruna,” tambahnya.
Desi mengatakan, Rakerda menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah baru yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat.
Ia berharap kader Karang Taruna dari tingkat kecamatan hingga desa dapat memberikan gagasan terbaik selama proses pembahasan program kerja.
Menurutnya, kekuatan Karang Taruna berada pada jaringan organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk melahirkan program yang sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
“Jangan sampai Rakerda hanya menghasilkan rumusan di atas kertas. Yang paling penting bagaimana hasilnya nanti bisa diwujudkan menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Desi juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang.
Menurutnya, sinergi antara Karang Taruna dan pemerintah diperlukan agar berbagai program pemberdayaan masyarakat dan kepemudaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rakerda Karang Taruna Kabupaten Serang 2026 sendiri diikuti ratusan kader dari tingkat kecamatan hingga desa dan dibuka secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang, Bahrul Ulum.
Melalui forum tersebut, Desi berharap seluruh peserta dapat menghasilkan kesepakatan yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memperbesar kontribusi Karang Taruna dalam pembangunan Kabupaten Serang.
Bagi Desi, keberhasilan Rakerda nantinya bukan sekadar dilihat dari terlaksananya agenda organisasi, melainkan dari sejauh mana program yang dirumuskan mampu diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***