SERANG – Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, melakukan monitoring kegiatan Tebar Kurban Kita Bisa 2026 yang dilaksanakan di Ciracas, Kota Serang, Sabtu (30/5/2026), dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Sebanyak 1.158 hewan kurban yang terdiri dari sapi dan domba disembelih untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah di Provinsi Banten.
Program tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya wilayah yang minim akses terhadap hewan kurban.
Nur Agis Aulia mengatakan, proses penyembelihan hewan kurban tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Relawan Kurban Kita Bisa.
Hewan kurban yang disembelih berasal dari para shahibul kurban dari berbagai daerah di Indonesia.
“Untuk proses penyembelihan dan pengemasan di Provinsi Banten, Kota Serang yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaannya,” ujar Agis di sela kegiatan monitoring.
Monitoring dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, mulai dari penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian hewan kurban agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Agis mengapresiasi program Tebar Kurban Kita Bisa yang dinilai mampu memperluas jangkauan manfaat ibadah kurban hingga ke pelosok daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara relawan, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci dalam menghadirkan pemerataan kebahagiaan pada momen Iduladha.
“Program seperti ini sangat membantu masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong. Distribusi hewan kurban yang menjangkau berbagai daerah menunjukkan bahwa kebersamaan tumbuh kuat di tengah masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, 1.158 hewan kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah di Banten, di antaranya Kota dan Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, hingga Kabupaten Lebak.
“Kita distribusikan ke beberapa kabupaten dan kota di Banten sesuai kebutuhan masyarakat dan wilayah yang minim kurban,” jelasnya.
Agis berharap program Tebar Kurban Kita Bisa dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada tahun-tahun mendatang.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Agis juga mendorong kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak lokal, khususnya di Kota Serang.
Menurutnya, program seperti ini dapat membantu peternak memasarkan hewan ternaknya sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Serang, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kurban Kita Bisa dan para pekurban. Program ini sangat baik untuk pemberdayaan peternak domba dan kambing, khususnya di Kota Serang dan wilayah lainnya di Banten. Selain itu, masyarakat di daerah minim kurban juga dapat merasakan manfaatnya, termasuk dalam mendukung upaya pencegahan stunting,” tutup Agis.
Sementara itu, Relawan Kurban Kita Bisa, Slamet Rasyadi, menjelaskan bahwa hewan kurban berasal dari para pekurban di seluruh Indonesia yang sebelumnya melakukan pemesanan melalui admin Kurban Kita Bisa.
“Kota Serang menjadi salah satu daerah yang ditunjuk sebagai lokasi penyembelihan sekaligus pusat distribusi untuk wilayah Provinsi Banten,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya sengaja melibatkan peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban agar hasil ternak masyarakat semakin diminati dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.
“Betul, hewan kurban berasal dari peternak Kota Serang. Sebelum hari H, hewan-hewan tersebut dibawa ke lokasi untuk disembelih,” tandasnya.***