Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, BPBD Serang Imbau Warga Waspada

SERANG— Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda masih berstatus Level III atau Siaga.

Aktivitas vulkanik gunung api tersebut kembali menunjukkan erupsi menerus pada 5 September 2026, disertai suara gemuruh dan semburan merah menyala yang menyerupai lava fountain.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Status Gunung Anak Krakatau saat ini masih Level III atau Siaga. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” ujar Ajat.

Menurutnya, masyarakat juga diminta tidak memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Hal tersebut penting untuk menghindari potensi bahaya akibat aktivitas erupsi.

“Jangan mendekati radius tiga kilometer dari pusat aktivitas. Waspadai juga abu vulkanik, lontaran batu pijar, lava, maupun awan panas,” katanya.

Ajat menjelaskan, berdasarkan evaluasi Badan Geologi, kondisi tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali setelah erupsi 2018 hingga saat ini masih relatif kecil.

Dengan kondisi tersebut, Gunung Anak Krakatau dinilai tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.

Meski demikian, perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau tetap menjadi perhatian dan dipantau secara intensif oleh pihak berwenang.

“Potensi tsunami terus menjadi perhatian. Namun berdasarkan evaluasi Badan Geologi, tubuh Gunung Anak Krakatau saat ini masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami,” jelas Ajat.

BPBD Kabupaten Serang juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi, foto, dan video terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau yang belum terverifikasi.

“Jangan menyebarkan informasi atau foto dan video yang belum jelas sumbernya. Masyarakat kami minta mengacu pada informasi resmi dari PVMBG, Badan Geologi, BMKG, BNPB, dan BPBD Kabupaten Serang,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Serang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan informasi mengenai kondisi terkini dapat diterima masyarakat secara cepat dan akurat.

BPBD Kabupaten Serang kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengutamakan keselamatan dalam menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau.***

Comments (0)
Add Comment