ICMI Banten Akan Teliti Resiko Kecelakaan pada Pekerja Non Formal

SERANG – Pentingnya miliki BPJS Ketenagakerjaan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Banten gelar diskusi sekaligus silaturahim bersama BPJS Ketenagakerjaan di salah satu rumah makan di Kota Serang, Kamis (28/2/2018).

Dikatakan, Ketua ICMI Banten, Lili Romli, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi para pekerja, sebab dikhawatirkan terjadi kecelakaan saat bekerja.

“Karena penting bahwa isu ini isu negara, kedua, isu negara mempunyai tugas untuk melindungi tenaga kerja kita baik formal atau informal,” kata Lili kepada awak media.

“Kita harapkan mereka nanti ketika ada musibah, kecelakaan saat bekerja, ada tanggungan dari pemerintah,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan tindak lanjut dengan membuat satu penelitian yang melibatkan para pekerja non formal untuk dapat mengetahui resiko yang dihadapi saat bekerja.

“Kita pengen semacem tindakan lanjut, seperti studi kelayakan, semacam legitimasi atau alat penguat, kita undang para nelayan, faktor riskan apa yang dihadapi saat melaut, kita coba lakukan kajian kalau ada bentuk konkret, kita akan beri rekomendasi kepada pemangku kebijakan,” jelasnya.

Selain itu, Deputi BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, Teguh Purwanto menjelaskan, resiko pekerjaan yang bersifat non formal sangat rentan jika para pekerja tidak termasuk ke dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita jalin komunikasi ini, salah satunya dengan ICMI, ICMI ini salah satu wadah yang dinaungi para cendikiawan muda, di sisi lain memang kehadiran kami memberikan manfaat yang kuat untuk melindungi para pekerja kita,” ucap Teguh.

“Resiko pekerjaan ini sangat besar sekali, sementara tidak ada proteksi, jangan sampai mereka jatuh dibawah garis kemiskinan, maka kami berfungsi sebagai jaring pengaman, ada jaminan dari pemerintah untuk melindungi pekerja,” tandasnya. (*/Dave)

BPJSPekerja
Comments (0)
Add Comment