SERANG – Rencana pemanfaatan gedung SMPN 4 Kota Serang sebagai lahan parkir mendapat penolakan dari sejumlah pihak.
Alumni, warga sekitar, aktivis, dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengkaji kembali wacana tersebut.
Wakil Ketua Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang sekaligus alumni angkatan 1990, Deni Arisandi, mengatakan pihaknya secara tegas menolak rencana relokasi SMPN 4 Kota Serang.
“Kita menolak wacana relokasi dan gedung sekolah dijadikan lahan parkir. Bagaimanapun sekolah ini punya nilai historis dan sudah banyak alumninya,” kata Deni, Minggu (6/9/2026).
Menurut Deni, SMPN 4 Kota Serang bukan hanya sebuah bangunan pendidikan, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat.
Sekolah tersebut telah melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang.
Atas dasar itu, pihaknya meminta Pemkot Serang tidak terburu-buru mengambil keputusan terkait relokasi sekolah maupun rencana pemanfaatan lahan tersebut untuk kepentingan parkir.
“Komite ini dibentuk oleh para alumni, warga sekitar sekolah, aktivis, dan juga tokoh masyarakat. Kami secara tegas menolak rencana relokasi sekolah untuk kemudian dijadikan lahan parkir,” ujarnya.
Deni juga menilai relokasi sekolah berpotensi menambah beban bagi orang tua siswa. Pasalnya, siswa yang selama ini bersekolah di lokasi yang relatif dekat dengan tempat tinggal harus menempuh jarak lebih jauh apabila sekolah dipindahkan.
“Orang tua siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah akhirnya harus mengeluarkan biaya ekstra untuk ongkos,” katanya.
Ia menegaskan, penolakan tersebut bukan berarti pihaknya anti terhadap investasi maupun pembangunan di Kota Serang. Namun, menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan kembali penggunaan fasilitas pendidikan yang memiliki nilai historis.
“Bukan kami menolak investasi, tapi masa iya sekolah yang harus dikorbankan?” tegasnya.
Sebagai langkah selanjutnya, Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang berencana mengirimkan surat permohonan audiensi kepada DPRD dan Pemkot Serang.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para alumni, warga, dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta penjelasan pemerintah terkait rencana relokasi SMPN 4 Kota Serang dan pemanfaatan lahan sekolah.***