SERANG – Kondisi jalan rusak parah di kawasan Alun-Alun Kota Serang dikeluhkan masyarakat.
Jalan yang berada di pusat kota tersebut diketahui menjadi jalur padat yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUR Kota Serang, Asdar, mengatakan kerusakan jalan tersebut belum diperbaiki karena lokasi tersebut akan masuk dalam paket penataan kawasan Alun-Alun Kota Serang.
Menurutnya, Pemerintah Kota Serang menghindari adanya penganggaran ganda dalam satu lokasi pekerjaan.
“Lokasi itu nantinya akan ditangani dalam kegiatan penataan Alun-Alun Kota Serang. Jadi kami tidak bisa mengerjakan perbaikan jalan secara terpisah karena tidak boleh ada double anggaran dalam satu titik pekerjaan,” ujar Asdar. Saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan jalan akan dilakukan bersamaan dengan pembangunan dan penataan kawasan alun-alun secara menyeluruh, termasuk area Alun-Alun Barat dan Alun-Alun Timur.
“Nanti akan menjadi satu kesatuan dengan paket penataan kawasan alun-alun,” katanya.
Meski demikian, Asdar menegaskan pihaknya tidak membiarkan kondisi jalan rusak begitu saja.
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan.
“Kemungkinan kami akan berkoordinasi dengan Dishub untuk menutup sementara akses jalan itu atau mengatur jalur alternatif,” jelasnya.
Saat ditanya soal kebutuhan anggaran perbaikan jalan saja, Asdar memperkirakan dana yang dibutuhkan mencapai ratusan juta.
“Iya berkisar antara Rp100 juta hingga Rp200 juta, tergantung tingkat kerusakan dan pekerjaan yang dilakukan,” pungkasnya.***