SERANG — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat dikenai suspend selama hampir tiga bulan.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas saat meninjau langsung dapur SPPG di Desa Citasuk dalam rangka pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (31/8/2026).
Najib mengatakan, SPPG Desa Citasuk telah kembali melayani penerima manfaat sejak 18 Agustus 2026. Ia menyebut kunjungan tersebut merupakan kali ketiga dirinya melakukan pemantauan terhadap dapur SPPG tersebut.
“Alhamdulillah dapur ini sudah operasional melayani penerima manfaat sejak 18 Agustus, yang sebelumnya sempat suspend cukup lama, hampir tiga bulan,” ujar Najib.
Dalam peninjauan tersebut, Najib meminta seluruh jajaran pengelola SPPG menjaga standar operasional prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan MBG.
Menurutnya, kepatuhan terhadap SOP menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat.
“Sudah saya sampaikan pesan kepada seluruh jajaran SPPG di dapur ini bahwa kita sama-sama menjaga SOP untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat,” katanya.
Selain memastikan standar pelayanan, Najib juga mengapresiasi keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rantai pasok bahan baku SPPG. Langkah tersebut dinilai telah sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Alhamdulillah dapur ini sudah melibatkan BUMDes untuk rantai pasok bahan baku di dapur ini,” jelasnya.
Najib memastikan status suspend SPPG Desa Citasuk telah dicabut sehingga dapur tersebut dapat kembali menjalankan pelayanan MBG.
“Sudah. Kalau operasional, berarti suspendnya sudah didelete, ditypeex,” ujarnya.
Lebih lanjut, Najib mengungkapkan Pemkab Serang saat ini tengah melakukan pemetaan terhadap seluruh dapur SPPG yang ada di wilayah Kabupaten Serang.
Pemetaan dan pengawasan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program MBG sekaligus memastikan seluruh dapur dapat memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kita lagi pemetaan semua. Kita akan optimalkan pengawasan dalam rangka untuk menguatkan layanan MBG di Kabupaten Serang,” kata Najib.
Ia menargetkan seluruh dapur MBG di Kabupaten Serang dapat beroperasi secara penuh dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita pastikan semua dapur MBG di Kabupaten Serang bisa 100 persen operasional dan melayani masyarakat. Kita harapkan tidak ada lagi suspend,” tegasnya.
Terkait persyaratan pendukung operasional SPPG, Najib memastikan dapur SPPG Desa Citasuk telah memenuhi persyaratan, termasuk keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Meski demikian, Najib mengakui masih terdapat sekitar satu hingga dua dapur SPPG di Kabupaten Serang yang berstatus suspend.
Sementara itu, kepala Dapur SPPG Citasuk, Muhammad Harun mengatakan saat ini SPPG Citasuk kembali mengirimkan makan bergizi gratis sebanyak 2220 penerima manfaat.
“Alhamdulillah semoga kedepan tidak terjadi apa-apa, kita sudah kembali mengirim ke 8 sekolah yang ada di padarincang,” pungkasnya. ***