20 Tahun Berdirinya RSUD Cilegon, Helldy Kritik Tema Acara

CILEGON – Sudah berdiri 20 Tahun, Walikota Cilegon Helldy Agustian sesalkan progres perkembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon, terutama dalam soal melayani masyarakat yang ingin berobat di RS milik Pemerintah tersebut.

Bagi Helldy, di waktu 20 Tahun bila umur manusia sudah cukup matang, bahkan mungkin sudah memiliki anak. Dirinya yakin, segala sesuatu tercipta dengan sempurna sambil mengikuti proses waktu.

“Semua orang hidup itu best on processed, nah RSUD kan cukup lama, meski di Cilegon RSKM ini lebih tua usianya. Tapi harusnya RSUD di daerah manapun mungkin jadi tempat berkumpulnya dokter terbaik di daerahnya,” kata Helldy, Rabu (5/05/2021).

Lalu, dalam segini bisnis seharusnya RSUD Cilegon dari sisi bisnis bisa bersaing dengan RS lain. Dan keberhasilan tersebut, tergantung team work, lalu kepemimpinan yang peduli dengan karyawan dan pasiennya.

“Di tengah kondisi saat ini, di Cilegon bahkan sedunia sedang covid-19. Yang dibawah kita ini dengan respect atau kita tepuk pundak aja sudah senang,” tutur Helldy saat sambutan.

Helldy juga mengkritisi maksud dari tema kegiatan yakni, Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Kota Cilegon ke-20 Tahun siap mewujudkan pelayanan dan pendidikan kesehatan yang berkualitas untuk Cilegon baru modern dan bermartabat.

Bagi Helldy maksud dari kata baru adalah konsep baru itu melayani bukan dilayani. Lalu, Cilegon modern dimana Pemda Cilegon termasuk RSUD melek teknologi, agar bisa melihat dan mengukur apa yang sudah dikerjakan.

“Misal nunggu aja 2 jam doang, padahal kan bisa di rumah. Kita sudah bekerjasama dengan Krakatau IT untuk smart Village, kalau kampungnya sudah cerdas ya pasti kotanya. Kalau mau modern harus adaptif teknologi,” kata Helldy.

Untuk kalimat Bermartabat, semua pihak harus ingat Kota Cilegon ini Kota santri dan kota ulama, harus diingat Cilegon ini kota pejuang, pejuang kemanusiaan.

“Seorang mekanik gak bisa tidur masang ban, karena takut kalo gak kenceng bannya lepas. Itu nyawa melayang kata dia, ini contoh sederhana aja bagaimana bertanggungjawab. Ayo kita mulai tata pelayanan lebih dulu, mereka yang datang adalah raja ayo layani dengan ikhlas. Insyallah kita dapat berkah dari Allah SWT,” pungkasnya. (*/A.Laksono).