Soroti Penolakan Gereja, Buronan Kasus Penistaan Agama Pendeta Paul Zhang Maki-maki Walikota Cilegon

CILEGON – Kota Cilegon baru-baru ini menjadi pusat perhatian lantaran mencuatnya isu penolakan pendirian gereja oleh masyarakat daerah yang berjuluk kota santri tersebut.

Bahkan pasca adanya gelombang massa yang menyuarakan penolakan atas rencana pendirian gereja, isu soal Kota Cilegon ini menjadi trending di media sosial Twitter beberapa waktu lalu.

Kini terus bermunculan tayangan video-video YouTube dari Buzzer-buzzer yang aktif menyoroti polemik di Kota Cilegon ini, seperti Ade Armando, Eko Kuntadi, bahkan hingga Jozeph Paul Zhang, pendeta yang sudah menjadi tersangka kasus penistaan agama, juga ikut berkomentar.

Bahkan Paul Zhang yang jadi tersangka sejak April 2021 lalu namun belum mampu ditangkap oleh Kepolisian, melontarkan hinaan sadis kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian.

Dalam channel YouTube Hidayah Mualaf Channel yang diunggah pada 9 September lalu memuat cuplikan video Paul Zhang melontarkan kata-kata tidak senonoh kepada Walikota Helldy lantaran turut menandatangani penolakan pendirian gereja.

Paul Zhang sambil terus memaki-maki walikota, juga meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk mencopot jabatan Helldy Agustian sebagai Walikota Cilegon, karena dinilainya sudah melanggar hukum buntut belum ada gereja bagi umat kristiani di tengah kota yang berjulukan Kota Santri tersebut.

“Gus Yakut punya nyali tidak yah untuk mencopot Walikota Cilegon, sepertinya tidak berani sodara, nanti akhir-akhirnya damai dan gereja itu tetap tidak ada,” lontar Paul Zhang.

Ks nu

Dia juga menyuarakan untuk menyelesaikan dengan tidak secara kekeluargaan lagi, lantaran umat Kristiani sudah buntu dengan cara mediasi.

Selain itu, Paul Zhang yang juga seorang pendeta ini mengajak masyarakat untuk menyuarakan copot Walikota Cilegon dengan tagar copot Walikota Cilegon di kolom komentar.

Hal tersebut diikuti puluhan netizen yang ikut berkomentar menyuarakan copot Walikota Cilegon.

“Tulis dong disini hastag copot Walikota Cilegon,” ajaknya.

Video berdurasi 28 menit 14 detik tersebut memberikan tanggapan dari pemilik Chanel, Dr. Akal atas pernyataan yang dilontarkan Paul Zhang yang dinilai tidak pantas.

Dr. Akal mengatakan semestinya orang dalam lingkaran Paul Zhang itu ditangkap aparat penegak hukum lantaran memberikan pernyataan yang tidak mendasar.

“Harusnya ini yang berada di lingkaran Paul yang ini yang dipanggil (Polisi), seharusnya kepolisian tidak perlu harus ada laporan orang-orang yang berada di dalam maulid yang ini harus dipanggil dan sebagai saksi untuk kenapa mereka bergabung tim penghujat seperti ini,” pungkasnya. (*/Nas)

Cibeber nu