
CILEGON – Anwar (22) anak buah dari Jeni (bos daging babi yang kabur saat penyergapan) mengakui ketika Tim Satgas Pangan mendatangi lapak jualannya, ia bersama Jeni baru tiba dan tengah membereskan daging yang akan dijualnya. Namun tiba-tiba tim langsung mengecek dan memeriksa daging jualannya.
“Saya baru saja tiba dan langsung merapihkan barang dagangan, ketika itu saya bersama Yani dan Jeni sedang ngobrol tiba -tiba petugas datang dan langsung memeriksa daging di lapak penjualan,” katanya di TKP Sabtu subuh (17/6/2017).
Dari keterangan Anwar (22) yang mengaku warga Kampung Tanjung Harapan Desa Pegadingan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ini, Jeni bosnya itu lari meningalkannya sesaat setelah petugas datang.
“Yang punya namanya Jeni Kang. Kang Jeni itu masih ada kaitan saudara sama saya, tapi semenjak pindah saya tidak tahu rumahnya dimana,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah foto yang ditunjukkan wartawan Fakta Banten ini adalah wajah dari bosnya yang bernama Jeni, Anwar langsung membenarkan.
“Iya bener ini foto bos saya (Jeni – red), soalnya pada waktu kejadian bos saya itu memakai kaos biru, celana pendek dan memakai topi,” terangnya sambil melihat foto di Ponsel milik wartawan Fakta Banten.
Anwar juga mengaku ikut membantu di lapak milik Jeni sudah hampir satu tahun lebih, dan dari hasil membantunya ia mendapatkan upah Rp 50 ribu perhari.

“Mulai buka jam 05.00 WIB subuh, laku enggak laku bos menyuruh tutup jam 06.00 WIB, tapi setiap membawa daging selalu habis. Kebanyakan lapaknya sudah punya pelanggan tetap terutama pedagang bakso,” tukasnya.
Sementar itu, Ahmad Yani (18) yang mengaku warga Kampung Pinangsari RT 03 RW 04 Desa Pejaten Kramatwatu Kabupaten Serang, juga memastikan foto yang dilihatnya dari Ponsel wartawan Fakta Banten itu adalah foto wajah dari bosnya yang biasa dipanggil Jeni.
“Ya bener mas ini foto bos saya,” ujarnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, Satgas Pangan yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Polres Cilegon berhasil menangkap penjual daging babi hutan atau daging celeng pada Sabtu (17/6/2017) jelang waktu subuh ini.
Petugas berhasil mendeteksi unsur daging babi dari bungkusan plastik berisi daging di salah satu pedagang di Pasar Kranggot. Bungkusan yang dipastikan berisi daging babi itu didapati sebanyak 35 kilogram, yang dibagi menjadi 7 kantong plastik warna hitam.
Dua orang buruh penjual daging selanjutnya diamankan oleh Polres Cilegon, berikut barang bukti bungkusan daging dan 1 unit Motor Yamaha Jupiter MX warna hitam bernopol A 6731 VK. (*)
