Iklan Banner

Agus Pramono Sah Jadi Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Kota Cilegon

 

CILEGON – Agus Pramono terpilih sebagai Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Cilegon dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kominfo Kota Cilegon, Sabtu (28/2/2026).

Forum tertinggi organisasi tingkat cabang ini menjadi momentum strategis dalam konsolidasi internal sekaligus penetapan kepengurusan baru periode 2026–2029.

Selain sebagai ajang evaluasi dan penyusunan program kerja, Muscab juga menegaskan komitmen para insinyur untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan industri dan masyarakat di Kota Cilegon.

Sejumlah unsur Forkopimda Kota Cilegon turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fatah Sulaiman atau yang mewakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Alfirano.

Turut hadir Dekan Fakultas Teknik Untirta Jayanudin, Ketua PII Wilayah Banten Ediyanto Arief, Ketua PII Kota Cilegon periode sebelumnya Eka Sari, serta Dewan Pelindung PII Pusat Eden Gunawan.

Ketua PII Kota Cilegon periode sebelumnya, Eka Sari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesinambungan program kerja organisasi.

Agil HUT Gerindra

“PII Kota Cilegon harus terus menjaga keberlanjutan program kerja. Dengan jumlah anggota yang besar dan kompeten, kita memiliki kekuatan untuk mendorong organisasi semakin progresif serta memberi kontribusi nyata bagi industri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa soliditas, kolaborasi, dan partisipasi aktif anggota menjadi fondasi utama organisasi profesi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

Dalam Muscab tersebut, Agus Pramono, resmi terpilih sebagai Ketua PII Kota Cilegon periode 2026–2029.

Ia menyampaikan komitmennya untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara akademisi, industri, dan masyarakat.

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah memperkuat konsolidasi internal dan membangun komunikasi efektif antar divisi. Sinergi ini penting agar setiap program kerja dapat berjalan terarah dan berdampak,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PII Kota Cilegon, Ahmad Adrian Hanafiyah, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus memperluas kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, kemitraan berkelanjutan dengan pemerintah daerah, pelaku industri, dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan kesinambungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

“Ke depan, PII Kota Cilegon akan lebih aktif membangun jejaring dan program kolaboratif agar para insinyur memiliki ruang aktualisasi yang lebih luas serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” pungkasnya. (*/ARAS)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien