Alun-Alun Cilegon Semarak Karangan Bunga HPN 2026, Monumen Media Siber Indonesia Diresmikan

CILEGON – Suasana Alun-Alun Kota Cilegon tampak semarak dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar pada Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan peresmian Monumen Media Siber Indonesia.
Ribuan warga memadati kawasan pusat kota untuk menyaksikan rangkaian acara HPN sekaligus peresmian monumen SMSI.
Momentum ini menjadi perhatian masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap peran pers di Kota Cilegon.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan karangan bunga berjejer di sejumlah sudut alun-alun.
Karangan bunga tersebut menjadi simbol ucapan selamat atas peresmian monumen SMSI sekaligus dukungan terhadap insan pers di Kota Baja.

Karangan bunga berasal dari berbagai kalangan, mulai dari unsur pemerintah daerah, legislatif, aparat penegak hukum, paguron silat, hingga sektor perbankan dan industri yang beroperasi di Cilegon.
Ragam warna dan desain menambah daya tarik visual serta mencerminkan eratnya hubungan antara pers dan berbagai elemen masyarakat.
Salah satu warga Cilegon, Endang, menyampaikan apresiasinya terhadap peran pers yang dinilai strategis dalam kehidupan demokrasi.
“Pers memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi, menyampaikan informasi yang berimbang, serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menilai wartawan di Cilegon aktif mengawal pembangunan daerah sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dengan cepat dan jelas.
“Kami sebagai warga sangat terbantu. Informasi mengenai pembangunan, sosial, hingga kebijakan pemerintah daerah dapat diketahui secara cepat,” tambahnya.
Menurut Endang, peringatan HPN 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers di Kota Cilegon untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas karya jurnalistik.
“Dengan semangat Hari Pers Nasional, wartawan diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, serta tetap berpihak pada kepentingan publik,” tutupnya.***

