Aplikasi Sirekap Sulit Diakses, Begini Kata Ketua KPU Cilegon

CILEGON – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Patchurrochman, menyoroti terkait tantangan petugas KPPS bagian Sirekap dalam mengakses aplikasi Sirekap atau sistem rekap digital hasil Pemilu.
Meskipun Sirekap bisa dilaksanakan secara online dan offline, beberapa masalah teknis masih terjadi menghambat kemudahan akses petugas KPPS dalam mengakses Aplikasi Sirekap.
Meskipun dianggap sebagai kewenangan KPU RI, Sirekap mengalami kendala teknis di beberapa daerah, termasuk Kota Cilegon, Banten. Gangguan server down saat simulasi atau login menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi.
Bahkan ada beberapa petugas KPPS Sirekap yang belum mendapatkan whatsapp atau notif pemberitahuan username dan password dari whatsapp KPU RI.

“Masih belum dapat chat pemberitahuan dari KPU RI, jadi gak bisa login sama sekali, gak ada username dan password. Sudah dilaporkan dan didata juga ke Ketua PPS, tapi kata beliau tunggu informasi selanjutnya,” ujar salah satu petugas KPPS bagian Sirekap di Kota Cilegon, Sabtu (3/2/2024).
Menanggapi itu Patchurrochman menekankan pentingnya koordinasi antara KPU Kota Cilegon dan KPU RI dalam menindaklanjuti kendala ini.
Meskipun demikian, proses rekap hasil penghitungan suara tetap menggunakan cara manual di Kota Cilegon. Meskipun Sirekap diharapkan dapat meminimalisir celah kecurangan, penggunaannya secara online tetap memerlukan kecermatan dan mengandalkan jaringan internet.
“Saat ini memang sedang uji coba akses Sirekap, jadi tidak seratus persen semua anggota Sirekap bisa mengakses, masih terus oleh KPU dilakukan trial and error dan memperbaiki permasalahan yang ada di aplikasi itu sendiri,” kata Fatur saat dikonfirmasi.
“Karena sistemnya giliran, jadi tidak semua anggota KPPS Sirekap bisa mengakses, uji coba akses dilakukan secara bergantian sampai nanti tanggal 13 Februari 2024,” imbuhnya. (*/Hery)



