Bacaleg DPRD Kota Cilegon Ini Keluhkan Tingginya Polisi Tidur di Jalan Bonakarta

 

CILEGON – Anggi Kurniawan, Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Cilegon, mengungkapkan kekhawatirannya terkait tingginya polisi tidur yang terletak di Jalan Bonakarta, Cilegon.

Menurutnya, tinggi polisi tidur tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Ia berpendapat bahwa keberadaan polisi tidur di jalan adalah hal yang positif untuk mengendalikan kecepatan kendaraan, terutama di daerah yang memiliki rumah sakit, perkantoran, sekolah, dan perumahan.

Namun, dia menyoroti tingginya polisi tidur tersebut, yang menurutnya bisa merusak bodi kendaraan.

“Kami sepakat adanya polisi tidur untuk mengendalikan kecepatan kendaraan, terutama di daerah yang rawan kecelakaan. Namun, tingginya polisi tidur ini harus diperhatikan agar tidak merusak kendaraan,” ujar Anggi, Selasa (26/9/2023).

Advertorial

Advertorial

Anggi Kurniawan berharap agar pihak manajemen atau pengelola Jalan Bonakarta dapat meninjau kembali tinggi polisi tidur tersebut dan memastikan agar sesuai dengan standar yang aman bagi pengendara.

Menurutnya, penyesuaian tinggi polisi tidur ini akan meningkatkan kenyamanan berlalu lintas di kawasan tersebut.

Selain isu polisi tidur, Anggi Kurniawan juga menunjukkan kepekaan dan naluri kritisnya dalam membela masyarakat.

Sebagai seorang Caleg Partai Nasdem Dapil Cilegon-Cibeber, dia mengkritisi kondisi sambungan jalan-jembatan Bonakarta yang patah. Situasi ini, menurut Anggi, mengganggu kenyamanan pengendara dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Anggi mengaku telah menerima laporan dari warga yang menjadi korban akibat kondisi ekspansi joint jalan-jembatan Bonakarta yang patah. Rongga yang terbentuk akibat kerusakan tersebut dapat membahayakan pengendara, terutama anak sekolah. Dalam beberapa kasus, mobil bahkan mengalami kerusakan pada bagian dasbor depannya akibat melintasi sambungan yang tidak rata.

“Kami mendesak Pemerintah Kota Cilegon untuk segera menangani masalah ini dengan serius. Kerusakan pada jalan-jembatan Bonakarta harus segera diperbaiki demi keselamatan pengendara dan masyarakat umum,” tegas Anggi.

Anggi Kurniawan berharap agar pemerintah setempat, khususnya OPD terkait, dapat merespons cepat dan menutup rongga di sambungan jembatan Bonakarta dengan solusi sementara seperti penggunaan aspal hingga perbaikan permanen yang aman bagi seluruh pengguna jalan. (*/Hery)