Wisata Anyer

Bahas Pentingnya Mendampingi Proses Perkembangan Anak, SD Bosowa Al Azhar Cilegon Gelar PTLP untuk Orang Tua Siswa Kelas 1

CILEGON – SD Bosowa Al Azhar Cilegon menggelar Parent Teacher Learning Programme (PTLP) bagi orang tua murid kelas 1 Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu (23/9/2026), di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini secara khusus menjadi wadah bagi sekolah dan orang tua untuk membangun pemahaman bersama mengenai proses adaptasi, pembelajaran, serta perkembangan anak pada masa awal memasuki jenjang sekolah dasar.

Memasuki kelas 1 merupakan salah satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan anak. Pada fase ini, anak mulai beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, membangun kemandirian, mengikuti rutinitas sekolah, serta mengembangkan kemampuan sosial dan akademiknya.

Karena itu, diperlukan keterlibatan orang tua dan guru agar proses pendampingan anak dapat berjalan selaras antara lingkungan sekolah dan rumah.

Melalui PTLP, orang tua mendapatkan ruang untuk berkomunikasi langsung dengan pihak sekolah dan guru, berbagi informasi mengenai perkembangan anak, berdiskusi mengenai kebutuhan peserta didik, serta memahami bentuk pendampingan yang dapat dilakukan di rumah.

Forum ini juga menjadi kesempatan untuk menyamakan pola komunikasi antara guru dan orang tua dalam melihat perkembangan anak secara lebih utuh.

Dalam kegiatan tersebut, Chief Academic Officer (CAO) Bosowa Al Azhar, Eko Ariyanto, hadir sebagai pemateri dan memberikan penguatan kepada para orang tua mengenai pentingnya memperhatikan proses perkembangan anak.

Ia menekankan bahwa orang tua tidak hanya perlu melihat pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan bagaimana anak menjalani proses belajar dan beradaptasi dengan lingkungan barunya.

“Yang perlu diperhatikan orang tua adalah proses perkembangan anak. Setiap anak memiliki proses yang berbeda. Jangan hanya melihat hasil akhirnya, tetapi perhatikan bagaimana anak belajar, beradaptasi, berinteraksi, dan berkembang dari waktu ke waktu,” ujar Eko Ariyanto.

Menurut Eko, perhatian terhadap proses akan membantu orang tua memahami kebutuhan anak dengan lebih baik.

Ketika terdapat perubahan dalam kebiasaan belajar, interaksi sosial, kemandirian, maupun respons anak terhadap kegiatan di sekolah, hal tersebut dapat menjadi bagian dari informasi penting yang perlu dikomunikasikan antara orang tua dan guru.

PTLP juga mendorong orang tua untuk tidak memandang pendidikan anak hanya sebagai tanggung jawab sekolah. Sekolah berperan dalam memberikan lingkungan belajar dan pendampingan selama anak berada di sekolah, sementara keluarga memiliki peran penting dalam melanjutkan pendampingan tersebut di rumah.

Keduanya perlu berjalan beriringan agar anak memperoleh dukungan yang konsisten.

Bagi SD Bosowa Al Azhar Cilegon, keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik. Komunikasi yang terjalin melalui PTLP diharapkan dapat membantu guru dan orang tua lebih cepat mengenali kebutuhan anak sekaligus menentukan bentuk pendampingan yang sesuai.

Kegiatan PTLP bagi orang tua siswa kelas 1 ini menjadi salah satu langkah sekolah dalam memperkuat hubungan antara guru, orang tua, dan peserta didik sejak awal tahun ajaran.

Dengan komunikasi dan kolaborasi yang terbangun secara berkelanjutan, SD Bosowa Al Azhar Cilegon berkomitmen menciptakan proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian belajar, tetapi juga pada perkembangan karakter, kemandirian, kemampuan sosial, dan potensi setiap anak. ***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien