Bangun 4 Palang Pintu Kereta Api, Dishub Cilegon Anggarkan Rp2 Miliar

 

CILEGON– Pada tahun 2023 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 Miliar untuk membangun empat palang pintu perlintasan kereta api yang berada dibeberapa wilayah.

Kepala Bidang (Kabid) Perlengkapan Jalan dan Pengujian Kendaraan (PJPK) Dishub Kota Cilegon, Robi Hidayat mengatakan, menindaklanjuti rencana itu pihaknya akan melakukan sejumlah tahapan.

Diantaranya akan melakukan survei lapangan menentukan titik lokasi perlintasan yang akan dibangun palang pintu.

“Januari ini, kita sudah bergerak. Kita survei. Baik itu peninjauan lapangan, cek kondisi dan jenis pengendaliannya,” kata Robi saat dikonfirmasi, Selasa (24/1/2023).

Dikatakan Robi, pengecekan atau survei yang dilakukan sangatlah penting agar pembangunan palang pintu, pos ataupun sarana lainnya tidak terkendala dengan memastikan lahan yang akan digunakan.

Sankyu ks

“Karena memang yang penting berkaitan dengan lahan. Walaupun itu mungkin milik masyarakat, ataupun di lokasi ada warung, kita harus melakukan proses waktu. Jadi, kita harus pertimbangkan juga semuanya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Robi mengatakan survei empat titik lokasi yang akan dibangun palang pintu akan dilakukan di beberapa kecamatan.

Wilayah yang menjadi target pemasangan palang pintu yakni, Kecamatan Citangkil, Ciwandan atau Kecamatan Pulomerak. Karena ketiga wilayah itu dilintasi kereta api barang dan penumpang yang padat penduduknya.

“Jalur kereta api di Cilegon ini kan dari Stasiun KA Tonjong, Kabupaten Serang ke Stasiun Kota Cilegon. Nah, dari stasiun kota ke Krenceng dan Krenceng ke industri dan Merak. Yang kita fokus kemungkinan di Citangkil, Ciwandan dan Merak,” tuturnya.

Kemudian, pihaknya setelah survei selesai dilakukan dan data-data rampung akan mengusulkan ke Kemenhub untuk meminta rekomendasi. Dari persetujuan rekomendasi itu, nanti barulah akan dibangun palang pintu.

Robi berharap, target pembangunan dapat terlaksana tahun ini. Hal itu demi menjaga keselamatan warga saat melintas di perlintasan rel kereta api.

“Kita inginnya secepatnya. Mudah-mudahan bisa jalan secepatnya. Karena palang pintu ini urgent, menyangkut keselamatan masyarakat saat melintas,” tandasnya. (*/Nas)