Wisata Anyer

Belajar Sejarah dan Literasi Antikolonial, SMP Bosowa Al Azhar Kunjungi Museum Multatuli Rangkasbitung

LEBAK – Dalam upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan memperkaya wawasan murid, SMP Bosowa Al Azhar Cilegon menggelar kegiatan Outdoor Study (ODS) ke Museum Multatuli, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu, 4 November 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh murid SMP Bosowa Al Azhar Cilegon dengan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi menuju lokasi kegiatan.

Kegiatan Outdoor Study ini dirancang sebagai sarana pembelajaran di luar kelas untuk memperkenalkan sejarah, kebudayaan, dan literasi antikolonial secara langsung kepada murid.

Melalui kunjungan ke Museum Multatuli, murid mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah kolonialisme di Indonesia, memahami nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, serta mempelajari keterkaitan antara sejarah dan karya sastra.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran audiovisual yang menyajikan informasi mengenai sejarah kolonialisme dan latar belakang perjuangan kemanusiaan.

Setelah itu, murid diajak menjelajahi labirin museum untuk mengamati berbagai informasi, dokumentasi, dan narasi sejarah yang disajikan melalui ruang-ruang pamer.

Aktivitas ini mendorong murid untuk lebih aktif menggali informasi sekaligus memahami peristiwa sejarah melalui pengalaman visual.

Selanjutnya, murid mengikuti sesi Storytelling Saidjah & Adinda yang mengangkat kisah dua tokoh dalam novel Max Havelaar karya Multatuli.

Melalui penyampaian cerita tersebut, murid diperkenalkan pada gambaran kehidupan masyarakat pada masa kolonial serta diajak merefleksikan nilai empati, kepedulian sosial, kemanusiaan, dan keadilan.

Untuk memperdalam pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan bedah buku.

Dalam sesi ini, murid didorong untuk menyampaikan pendapat, mengidentifikasi pesan dari materi yang dipelajari, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai persoalan sejarah dan sosial.

Murid juga mendapatkan tugas observasi dan penyusunan laporan sebagai bentuk evaluasi pembelajaran.

Melalui tugas tersebut, murid dilatih mengumpulkan informasi, mencatat temuan, mengolah hasil pengamatan, dan menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh secara sistematis.

Rangkaian kunjungan juga dilengkapi dengan kegiatan ke Perpustakaan Saidjah-Adinda.

Melalui kunjungan ini, murid diperkenalkan dengan lingkungan literasi yang lebih luas sekaligus didorong untuk meningkatkan ketertarikan terhadap buku dan aktivitas membaca.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa membaca merupakan salah satu cara penting untuk memahami sejarah, memperluas wawasan, dan membangun pengetahuan.

Selain mendapatkan pengalaman belajar di museum, perjalanan menggunakan kereta api menuju Rangkasbitung juga menjadi pengalaman tersendiri bagi murid.

Perjalanan ini memberikan kesempatan untuk mengenal transportasi umum, menikmati suasana perjalanan bersama teman-teman, serta melatih kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan di luar sekolah.

Kepala SMP Bosowa Al Azhar Cilegon, Widia Tri Priane, M.Pd., mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme murid selama mengikuti kegiatan Outdoor Study.

Beliau mengapresiasi semangat dan keterlibatan murid dalam setiap rangkaian aktivitas, mulai dari perjalanan menggunakan kereta api hingga mengikuti pembelajaran di Museum Multatuli.

Menurutnya, kegiatan pembelajaran di luar kelas menjadi pengalaman penting bagi murid karena mereka dapat memperoleh pengetahuan melalui pengamatan dan interaksi secara langsung.

Dengan mengunjungi museum, murid tidak hanya mempelajari sejarah dari buku pelajaran, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk melihat, mendengar, berdiskusi, dan merefleksikan berbagai peristiwa sejarah.

Melalui kegiatan ini, SMP Bosowa Al Azhar Cilegon berharap murid mampu meningkatkan pemahaman sejarah dan literasi antikolonial, memperluas wawasan kebudayaan, serta membangun karakter yang memiliki kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan observasi, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas murid dalam mengolah informasi.

Outdoor Study ke Museum Multatuli menjadi salah satu bentuk komitmen SMP Bosowa Al Azhar Cilegon dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, inspiratif, dan bermakna.

Dengan mengintegrasikan pengalaman langsung di lapangan ke dalam proses pembelajaran, sekolah terus mendorong murid untuk menjadi pembelajar yang memiliki wawasan luas, rasa ingin tahu tinggi, serta mampu mengambil nilai positif dari setiap pengalaman.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien