Belum Dibayar, Wifi Gratis Program Pemkot Cilegon Mati Semua

CILEGON – Program wifi gratis yang dibiayai oleh APBD Kota Cilegon yang dipasang di 470 titik kondisinya saat ini tidak berfungsi alias mati total. Padahal dipasangnya wifi di setiap lingkungan itu membantu para pelaku UMKM untuk transaksi online dan para siswa untuk belajar daring.

Berdasarkan penelusuran Fakta Banten pada Rabu 1 September 2021, wifi yang dipasang di tempat strategis di setiap lingkungan itu tidak satupun berfungsi, semuanya mati total.

Seperti wifi yang terpasang di Posyandu Gagak yang berlokasi di Lingkungan Kalentemu Barat RW 01 dan wifi yang terpasang di Lingkungan Warung Juwet RW 02, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil.

Eko salah seorang pelaku UMKM warga Kelurahan Samangraya mengatakan, matinya wifi yang dibiayai oleh Pemkot itu sudah lama dan tidak berfungsi sehingga kata dia ia harus mengeluarkan cost lebih banyak untuk membeli kuota internet untuk menjajakan produksinya.

“Belum setahun terpasang wifi itu sudah tidak berfungsi. Saya kan bingung harus menambah pengeluaran untuk belanja kuota internet. Katanya pemerintah pro kepada para pelaku UMKM dan siap memfasilitasi jualan online dengan memasang wifi, eh malah nggak berfungsi,” gerutunya.

Hal senada juga diungkapkan Imran, orang tua siswa. Ia mengaku bangga pihak pemerintah memfasilitasi warganya dengan pemasangan wifi gratis dan ia juga mengaku cukup terbantu dengan adanya wifi yang dipasang oleh Pemkot Cilegon.

“Terus terang saya cukup bangga dan terbantu dengan adanya wifi gratis yang di pasang Pemkot. Pengeluaran saya berkurang untuk pembelian kuota internet. Eh, baru saja seneng malah wifi sekarang malah tidak berfungsi. Saking penasarannya akhirnya saya bertanya ke pihak Kelurahan kenapa wifi itu mati, ternyata wifi itu belum dibayar oleh Pemkot, wajar saja mati,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Kelurahan Samangraya Furqon membenarkan sebagian besar wifi gratis yang dibiayai oleh pemerintah yang terpasang itu rata-rata tidak berfungsi, ia mengaku wifi itu belum terbayarkan.

“Ya, banyak aduan datang dari warga soal wifi yang tidak berfungsi, sebab tidak berfungsinya karena wifi itu belum terbayarkan. Upaya pengajuan sudah dilayangkan ke BPKAD. Namun BPKAD bilang baru bisa pengajuan untuk pembayaran wifi itu baru bisa besok 2 September 2021,” katanya. (*/Red)

Demokrat
Royal Juli