Wisata Anyer

Berkat Danantara, Krakatau Steel Balik Untung di Semester I 2026 

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar US$ 10,94 juta pada semester I-2026.

Hasil ini berbalik dari posisi rugi bersih US$ 105,38 juta pada periode yang sama tahun 2025.

Pencapaian ini didorong oleh transformasi bisnis berkelanjutan dan penguatan fundamental keuangan perusahaan.

Pendapatan Melonjak 35,1%

Hingga akhir kuartal II-2026, KRAS membukukan pendapatan usaha sebesar US$ 622,74 juta atau setara Rp 11,15 triliun.

Angka ini tumbuh 35,1% secara tahunan (yoy) dibandingkan S1-2025 yang sebesar US$ 460,83 juta.

Menurut Plt. Corporate Secretary Krakatau Steel, Rachman Hidayat, kinerja positif ini tidak lepas dari dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara.

“Dukungan tersebut mendorong kelancaran pasokan bahan baku, peningkatan utilisasi produksi, serta perbaikan efisiensi struktur pendanaan perusahaan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (5/8/2026).

Beban Turun, Ada Cuan dari Divestasi

Selain itu, KRAS juga mencatat 2 pos penting lain:

1. Keuntungan restrukturisasi utang: US$ 27,19 juta dari penyelesaian kewajiban dipercepat dengan haircut. Hal ini menekan beban keuangan KRAS 32,7% yoy menjadi US$ 47,35 juta.

2. Pendapatan divestasi: US$ 14,23 juta dari pelepasan entitas asosiasi dan aset keuangan sebagai bagian dari optimalisasi portofolio.

Fokus Semester II-2026

Memasuki paruh kedua 2026, KRAS akan terus fokus pada 4 hal utama: peningkatan kinerja operasional, penguatan struktur keuangan, optimalisasi aset, dan pengembangan bisnis baru.

Tujuannya untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, dengan tetap menjaga tata kelola perusahaan dan manajemen risiko.***

Kapolres Cilegon
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien