Chandra Asri Alkali Kembali Gelar Konsultasi Publik Perluasan Proyek di Cilegon
SERANG – PT Chandra Asri Alkali (CAA) menggelar konsultasi publik penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk proyek pengembangan Industri Kimia Dasar Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Hotel Aston Serang, Senin (16/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan masyarakat Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan partisipasi publik dalam perencanaan proyek.
Forum tersebut menjadi tahapan penting sebelum proyek memasuki fase selanjutnya.
Konsultasi publik dirancang sebagai ruang penyampaian informasi sekaligus penjaringan aspirasi warga terkait rencana pengembangan industri kimia dasar tersebut.
Sejumlah perwakilan masyarakat dari Kelurahan Warnasari dan Samangraya, Kecamatan Citangkil, turut hadir.
Selain unsur masyarakat, kegiatan juga dihadiri aparat pemerintah setempat, di antaranya Camat Citangkil Ikhlasinnufus, Plt Lurah Samangraya Muhanis, Plt Lurah Warnasari Dede Hasanudin, Babinsa Kelurahan Samangraya SERKA Eko S., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Samangraya BRIPKA Marisco.
Camat Citangkil Ikhlasinnufus mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut dan menilai konsultasi publik sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi terbuka antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami menyambut baik dengan acara pada pagi hari ini, sehingga nanti ke depan dalam pelaksanaan bisa berjalan dengan aman dan sukses,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan industri di wilayahnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam aspek lingkungan dan pemberdayaan warga lokal.
Menurutnya, penyerapan tenaga kerja lokal serta pelibatan masyarakat sekitar dalam aktivitas industri menjadi faktor penting agar dampak pembangunan dapat dirasakan secara luas.
“Sehingga nanti keberadaan industri yang ada di kelurahan sekitar, bisa berdampak positif bagi kita semua,” katanya.
Sementara itu, Corporate Shared Value Department Manager Chandra Asri, Wawan Mulyana, menjelaskan bahwa konsultasi publik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip transparansi dan partisipasi di setiap tahapan proyek.
Ia menyebut forum berlangsung lancar dan kondusif, serta menjadi sarana dialog dua arah antara perusahaan dan masyarakat.
Berbagai masukan warga dicatat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen AMDAL.
“Kami bersyukur kegiatan berjalan lancar, dan kondusif. Berbagai masukan dan aspirasi telah kami terima, terutama terkait harapan masyarakat terhadap terbukanya peluang kerja serta dampak ekonomi positif dari hadirnya proyek ini,” ujar Wawan.
Sebagai bagian dari PT Chandra Asri Pacific Tbk. (Chandra Asri Group), CAA menegaskan komitmennya menjalankan pengembangan proyek dengan memperhatikan keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
“Kami menegaskan bahwa CAA berkomitmen menjalankan proyek ini secara bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat sebagai mitra pertumbuhan, sekaligus memastikan setiap potensi dampak dapat dikelola dan diminimalkan secara optimal,” pungkasnya. (*/ARAS)


