Dishub Cilegon Catat 43 Titik PJU Mati, Diduga Kabel dan NCB Raib Dicuri

CILEGON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon mencatat sebanyak 43 Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mengalami mati total.
Kondisi tersebut diduga akibat pencurian kabel dan komponen NCB (Neutral Circuit Breaker) oleh oknum tidak bertanggung jawab di sejumlah wilayah Kota Cilegon.
Kepala UPTD PJU Dishub Kota Cilegon, Andi Kurniawan, mengungkapkan bahwa titik-titik PJU yang mati tersebar di 13 lokasi, termasuk di antaranya Jalan Lingkar Selatan (JLS), Bukit Cilegon Astri, dan kawasan Curug Cilegon.
“Awalnya memang ada 13 titik yang kabel dan NCB-nya dicuri. Namun dalam dua hingga tiga hari berikutnya terus bertambah, hingga saat ini tercatat total 43 titik PJU yang mengalami kerusakan karena aksi pencurian,” ujar Andi, Rabu (21/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa kehilangan tersebut tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan secara bertahap.

“Dalam sehari bisa hilang antara 8 sampai 10 titik, terutama di area-area yang sepi seperti kebun atau lahan kosong, yang jauh dari permukiman warga. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pelaku,” tambahnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Dishub Cilegon akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan pencurian guna menjaga keamanan aset penerangan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk meningkatkan pengamanan.
“Kami sudah bersurat dan berkoordinasi dengan Camat daerah sekitar untuk turut membantu pengawasan dan pengamanan terhadap aset penting ini. Alhamdulillah, akan ada bantuan dari aparatur kecamatan,” jelas Heri.
Heri juga berharap tidak ada lagi tindakan pencurian serupa yang merugikan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Semoga tidak ada lagi perbuatan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti ini,” tegasnya.
Pihak Dishub mengimbau masyarakat turut serta menjaga fasilitas umum dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar titik-titik PJU.(*/Nandi)


