Wisata Anyer

Disporapar Cilegon Minta Manajemen Hotel Tindak Tegas Karyawan yang Diduga Lecehkan Siswi SMKN Magang

CILEGON – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon melalui Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wawan Ihwani, menanggapi dugaan kasus pelecehan yang dialami seorang siswi SMK saat menjalani Program Kerja Lapangan (PKL) atau magang di salah satu hotel di wilayah Kota Cilegon.

Pihaknya menegaskan agar manajemen hotel segera menindaklanjuti kasus tersebut sesuai dengan aturan perusahaan dan ketentuan.

“Kami menekankan kepada pihak manajemen hotel untuk menindaklanjuti karyawan yang bersangkutan sesuai aturan yang berlaku, baik internal perusahaan maupun ketentuan hukum,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, Disporapar juga mendorong adanya langkah preventif guna mencegah kejadian serupa terulang.

Salah satunya melalui sosialisasi dan pelatihan kepada seluruh karyawan terkait pencegahan pelecehan seksual di lingkungan kerja.

“Perlu ada tindakan preventif, seperti sosialisasi dan pelatihan kepada karyawan mengenai pencegahan sexual harassment di tempat kerja, agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan tersebut tidak hanya berlaku di satu tempat, melainkan harus diterapkan di seluruh sektor perhotelan dan pengelola pariwisata di Kota Cilegon.

“Kejadian ini menjadi perhatian bersama, karena berpotensi juga terjadi di tempat lain. Maka seluruh pelaku usaha pariwisata harus meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kota Cilegon menyampaikan keprihatinan mendalam dan berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Atas nama pemerintah daerah, kami sangat prihatin atas kejadian ini. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih mawas diri,” ungkapnya.

Disporapar juga mengimbau pihak sekolah yang mengirimkan siswa untuk magang agar turut memberikan pembekalan terkait pencegahan pelecehan seksual.

“Kami berharap pihak sekolah dapat membekali peserta didiknya dengan pemahaman dan langkah-langkah preventif terkait pelecehan seksual,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak manajemen hotel diminta untuk bersikap terbuka kepada publik terkait langkah-langkah yang telah diambil dalam menangani kasus tersebut.

“Manajemen juga diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik mengenai langkah-langkah yang sudah ditempuh atas peristiwa ini,” katanya. (*/Nandi)

Bupati Pandeglang HUT
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien