Ini Alasan 8 Persen Nakes di Cilegon Belum Bisa Divaksin

CILEGON – Vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) telah mencakup sembilan puluh dua persen dari sasaran, yang ditargetkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon. Dimana angka tersebut, merupakan data penerima vaksin di dosis pertama.

Plt Kepala Dinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan bahwa pihaknya memiliki sasaran nakes sebanyak 2334 orang, untuk divaksin. Namun, belum mencapai 100 persen.

“Sasaran nakes 2.334 orang cakupan sudah 92 persen,” kata Dana, Selasa (9/2/2021).

Dana juga mengatakan, sekitar 2.148 nakes di Cilegon telah divaksin dosis pertama. Beberapa faktor menyebabkan tak semua nakes yang ditargetkan diberi vaksin, semisal karena usia.

Ks nu

“Ada yang ditunda karena tensinya tinggi, dan lain hal. Ada yang batal karena ada penyakit yang dilarang untuk divaksin,” jelasnya.

Perlu diketahui, Dalam Surat Keputusan Nomor HK.02.02/4/1/2021 yang dikeluarkan Kemenkes, orang yang pernah terinfeksi Covid-19 (penyintas), ibu hamil dan ibu menyusui anak bayi, tidak boleh mendapatkan injeksi vaksin Covid-19 Sinovac. Selain itu, orang dengan penyakit penyerta atau komorbid tertentu juga tidak bisa menerima vaksin tersebut.

Komorbid itu antara lain, penyakit jantung, penyakit autoimun (lupus, sjogren, vasculitis), penyakit ginjal, reumatik autoimun, penyakit saluran pencernaan kronis, penyakit hipertiroid, kanker, kelainan darah, defisiensi imun, penerima transfusi darah, serta orang yang menjalani terapi jangka panjang penyakit kelainan darah.

Kemudian, penderita gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam tujuh hari terakhir sebelum vaksinasi, juga tidak boleh disuntik vaksin buatan Sinovac. (*/A.Laksono).

Cibeber nu