Kader Masa depan, GEMA Al-Khairiyah Gelar LBT Ke-3

 

CILEGON – GEMA Al-Khairiyah menggelar Leadership Basic Training (LBT) ke-3 dengan tema “Menumbuhkan karakter Al Khairiyah yang berintegritas dan loyalitas terhadap organisasi” yang dilaksanakan pada Jum’at hingga Sabtu (13-14 Oktober 2023) di Aula STIT Citangkil.

Ketua Pelaksana Ahmad Mualim mengatakan, Kali ini kegiatan LBT masuk Gelombang ke 3, Peserta LBT Ke-3 tersebut merupakan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Al-Khairiyah dengan 50 peserta yang hadir, dan akan ada lagi untuk tahap bagi mahasiswa yang belum mengikuti kegiatan Leadership Basic Training (LBT).

“Leadership Basic Training (LBT) GEMA Al-Khairiyah dilaksanakan untuk melakukan penguatan kaderisasi di internal GEMA Al-Khairiyah dan menanamkan nilai -nilai perjuangan para pendahulu Al-Khairiyah,” ucapnya.

Advertorial

Advertorial

Lebih lanjut ia menjelaskan, seperti LBT beberapa waktu lalu selain untuk mengupdate pemikiran mahasiswa Al-Khairiyah GEMA juga menyiapkan kaderisasi untuk keberlangsungan badan otonom GEMA Al-Khairiyah.

“LBT Ke-1 juga bertujuan meningkatkan kemampuan kompetensi SDM dan mengembangkan wawasan organisasi pengurus serta menciptakan kader yang Intelektual sebagai agent of change dan sosial control untuk kemajuan Al-Khairiyah, Bangsa dan Negara,” ujar Mualim.

Pada acara tersebut ketua DPD GEMA Al-Khairiyah Kota Cilegon Supardi menjelaskan setelah LBT semuanya selesai selanjutnya akan segera di laksanakan pembentukan Komsat GEMA Al-Khairiyah di setiap Fakultas.

“Kami perlu sampaikan Kegiatan LBT ini akan terus berlanjut dan akan dilaksanakan oleh masing-masing Pengurus GEMA di setiap Komsat, selanjutnya akan kita adakan pelantikan Akbar sebagai bentuk pengukuhan adanya Pengaruh GEMA Al-Khairiyah di setiap Fakultas dan Sekolah Tinggi, semua program ini berdasarkan dengan amanat AD/ ART GEMA Al-Khairiyah serta Pedoman Kaderisasi dan Pedoman Organisasi GEMA Al-Khairiyah,” ujarnya.

“Adapun para narasumber yakni M. Nurdin, Ahmad Alawi , Ustadz Dayan Fitroini, Ustadz Sayuti Zakaria,” pungkasnya. (*/Red)