Komisaris dan Direksi Mundur, PT Chandra Asri Pacific Segera Gelar RUPSLB
JAKARTA – Emiten terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan pengunduran diri dua anggota pengurus perseroan, masing-masing dari jajaran direksi dan dewan komisaris, yang diajukan pada akhir 2025.
Melansir keterbukaan informasi, Senin (5/1/2026), manajemen mengumumkan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Suwit Wiwattanawanich dari posisi direktur dan Santi Wasanasiri dari posisi komisaris pada 31 Desember 2025.
“Permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan terdekat sesuai dengan peraturan yang berlaku serta anggaran dasar perseroan,” tulis manajemen, Senin (5/1/2026).
Adapun, sebelum pengunduran diri tersebut diputuskan oleh RUPS dan berlaku efektif, Suwit Wiwattanawanich dan Santi Wasanasiri akan tetap wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan anggaran dasar perseroan, peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.
TPIA telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin 26 Januari 2026.
Mata acara RUPSLB tersebut adalah untuk menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan.
Melansir laman resmi perseroan, Santi Wasanasiri merupakan warga negara Thailand yang lahir di Bangkok 14 September 1965.

Lulusan sarjana teknik kimia Chulalongkorn University ini mengawali karier profesionalnya sebagai Direktur Pelaksana di Thai Oil Energy Service Company Limited (TES) pada 2011 hingga 2013.
Selanjutnya pada 2013-2018 Santi dipercaya menjadi Wakil Presiden – Manajemen Inovasi dan Keberlanjutan di Thai Oil Public Company Limited.
Kemudian dari 2018-2020 dirinya menjadi Wakil Presiden – Pengembangan Bisnis S-Curve Baru di perusahaan yang sama.
Sejumlah posisi juga dia jabat hingga sekarang, di antaranya seperti Direktur Pelaksana di Thai Paraxulene Co, Ltd. sejak 2020, lalu Direktur Sak Chaisidhi Company Limited sejak 2021, Komisaris di PT TOP Investment Indonesia sejak 2022, hingga Direktur di LABIX Company Limited sejak 2023. Adapun, Santi menjadi Komisaris TPIA sejak 2021.
Sementara itu, Suwit Wiwattanawanich merupakan warga negara Thailand yang lahir di Ratchaburi 11 November 1970.
Lulusan sarjana teknik King Mongut’s Institute of Technology Ladkrabang ini mengawali karier profesionalnya sebagai Manajer Teknik Instrumen di Thai Oil Public Company Limited pada 2011-2012.
Sawit berkiprah di perusahaan tersebut sampai 2021 dengan portofolio jabatan sebagai Manajer Teknik Instrumen dan Pejabat Dukungan Teknis sejak 2017-2019, lalu menjadi Manajer Teknik Instrumen (ENIM) dan Fungsional Digitizer pada 2019-2021.
Mulai 2021, Suwit bergabung di TPIA sebagai Direktur Proyek Pemeliharaan dan Teknologi Chandra Asri Petrochemical Tbk. ***


