Komitmen Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Pemkot Cilegon Gelar FGD Kemitraan Media
CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Kemitraan Media, di Aula Setda Kota Cilegon, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para jurnalis dari berbagai media lokal, regional, hingga nasional, dengan tujuan memperkuat hubungan kemitraan dan sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah.
Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Agus Zulkarnain, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi media dalam mendukung program-program pemerintah melalui pemberitaan dan publikasi.
“Intinya, kami ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh rekan jurnalis dan wartawan yang telah banyak membantu mempublikasikan program-program Pemerintah Kota Cilegon,” ujarnya.
Agus menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
“Media memiliki peran penting dalam kemajuan daerah karena merupakan salah satu pilar demokrasi yang menjunjung tinggi kebenaran,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa alokasi anggaran kemitraan media di tahun 2025 mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2023, seiring dengan penyesuaian kondisi keuangan daerah.
“Tahun ini, kerja sama media dialokasikan sebesar Rp780 juta, yang dibagi untuk media cetak, elektronik, online, hingga televisi nasional dan regional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agus menyebutkan bahwa untuk dukungan kegiatan peliputan, Pemkot Cilegon mengalokasikan dana sebesar Rp280 juta yang realisasinya telah berjalan sejak bulan Mei 2025.
“Kami juga mengimbau kepada rekan-rekan media, agar memiliki rekening Bank BJB, agar proses administrasi dilakukan dengan benar agar tidak terjadi kesalahan ataupun pengurangan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan media sebagai mitra strategis pembangunan.
“Saya ingin agar forum seperti ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang diskusi terbuka bagi kita semua untuk saling memahami dan memperkuat komitmen bersama,” ujar Fajar.
Ia berharap kemitraan yang telah terjalin dengan media, khususnya media lokal, dapat terus dipelihara dan ditingkatkan demi penyampaian informasi publik yang lebih baik.
Dalam sesi diskusi, sejumlah jurnalis menyampaikan berbagai masukan dan keluhan, terutama terkait keterbukaan informasi publik di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta regulasi kemitraan media dan kejelasan pagu anggaran untuk kegiatan publikasi.
Mereka juga mendorong agar asas keadilan dalam kerja sama media dapat diterapkan secara lebih transparan dan merata.(*/Nandi).

