Lagi Marak Pencurian, Hati-hati Burung Suami Hilang

Gerindra Nizar

CILEGON – “Burung suami saya hilang” begitu kira-kira teriakan ibu-ibu yang belakangan ini sedang hits di masyarakat. Hal ini lantaran banyaknya ditemukan kasus pencurian burung kicau milik warga.

Setelah musim batu akik redup, burung kicau dan burung hias kini kembali naik daun. Kicau mania yang tahun-tahun kemarin digantikan hobinya jadi pengasah batu cincin (gemstone) 2017 ini beralih lagi menjadi pemelihara burung.

Semakin banyaknya penggemar burung menjadi pemicu naiknya harga unggas hias tersebut.

Fraksi serang

Hal ini juga yang akhirnya memicu tingginya tingkat pencurian burung di lingkungan warga.

Fraksi

Seperti diuangkapkan seorang ibu-ibu yang mengeluh karena burung peliharaan suaminya hilang digondol maling pada Kamis (19/1) malam tadi.

“Burung suami saya hilang,” ujar Anita (35) warga Perumahan Pemda Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, Kamis (19/1).

Ia menuturkan kejadian pencurian burung hias tersebut bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut, dua malam sebelumnya juga dua ekor burung peliharaan tetangganya juga raib dimaling orang.

“Lagi marak mas, sekarang yang curi burung,” imbuhnya.

Diketahui harga burung berkicau saat ini harganya berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, bahkan beberapa jenis burung seperti Anis dan kacer bisa dihargai lebih tinggi lagi, apalagi jika yang pernah memenangkan kontes. (*)

Gerindra kuswandi