LSM Gappura Minta Pemerintah Desak Industri Berikan Jaminan Keamanan dan Kesehatan

CILEGON – Bau kimia kembali menyerang warga Pangabuan Gunung Sugih Ciwandan, Selasa (23/1 2024).
Akibatnya puluhan warga kembali mengalami mual muntah dan sesak dada.
Karena itu, LSM Gappura Banten yang tergabung dalam gerakan elemen masyarakat meminta pemerintah mendesak pihak PT Chandra Asri Pacific berikan jaminan keamanan dan kesehatan.
Husen Saidan, Ketua LSM Gappura Banten mengatakan, PT Chandra Asri merupakan salah satu perusahaan kimia
bertaraf internasional yang selayaknya
wajib memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan warga masyarakat Kota Cilegon dan masyarakat terdampak lainnya. Jika tidak, hal tersebut menjadi disintegrasi akibat puncak kemarahan warga.

Pernyataan keamanan yang disampaikan tim puslabfor mabes Polri dan DLH Cilegon sudah tidak lagi menjadi jaminan. Fakta terjadi puluhan warga Pangabuan masih merasakan dampak yang sama bahkan lebih kuat dari sebelumnya.
“Pemerintah wajib memberikan jaminan keamanan dan perlindungan dalam permasalahan ini. Stop aktivitas produksi, jangan coba bersiasat. Warga sudah marah,” ujar Husen.
Meski PT Chandra Asri merupakan Proyek Strategis Nasional Pemerintah, namun jika mengancam nyawa dan keselamatan warga kata Husen, maka sudah sepatutnya pemerintah mempertimbangkan dan berpihak pada warga.
“Chandra Asri harus memberikan deposit keamanan dan kesehatan untuk masyarakat Cilegon. Dananya di titipkan pada pemerintah daerah untuk digunakan bagi warga terdampak dan dalam kondisi force majuere,” ucapnya.
Mengingat, sampai saat ini bantuan dari PT Chandra Asri belum maksimal. Karena itu jaminan keamanan dan perlindungan kesehatan wajib dilakukan pemerintah atas tanggungjawab PT Chandra Asri Pacific.
Hasil investigasi LSM Gappura, sebaran bau kimia bukan hanya di Kelurahan Gunung Sugih, tapi kelurahan lain yang terdekat juga merasakan hal yang sama. (*/Wan)

