Mensyukuri Pemilu Kondusif di Banten, Al-Khairiyah Gelar Buka Puasa Bersama Gubernur

CILEGON – Keluarga Besar PB Al-Khairiyah menggelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama dengan Gubernur Banten Wahidin Halim, bersama tokoh dan kasepuhan Banten di Gedung Serba Guna Al-Khairiyah, Jum’at (24/5/2019) sore.

Dalam kegiatan yang diselingi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim tersebut, Ketua PB Al-Khairiyah Ali Mujahidin dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya karena Ramadhan kali ini bisa mengundang para pejabat, pengusaha, politisi lintas partai serta ratusan warga Al-Khairiyah.

“Ini bentuk rasa syukur kami Keluarga Besar Al-Khairiyah mengundang Bapak Gubernur serta para kesepuhan, tokoh, pimpinan perusahaan serta masyarakat, bahwa kita semua masih diberi kesehatan dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Ali Mujahidin.

Selain itu, pria yang akrab dipanggil Haji Mumu ini juga mengimbau agar masyarakat Banten khususnya Cilegon untuk tidak ikut-ikutan terlibat keributan pasca Pemilu 2019 di Jakarta.

“Bahwa dengan perbedaan pandangan Al-Khairiyah tidak masalah, dan alhamdulillah di Cilegon Pemilu kemarin sampai saat ini masih aman dan kondusif. Alangkah lebih baik kalau di bulan yang penuh berkah dan maghfirah ini kita fokus ibadah,” ujarnya.

Haji Mumu berpandangan, momentum politik harus bernilai manfaat untuk kemajuan bangsa.

“Semua upaya politik, ekonomi itu muaranya demi negara yang aman dan tentram,” imbuhnya.

Sankyu ks

Sementara itu Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengaku bangga bisa berbuka puasa dan bersilaturahmi dengan PB Al-Khairiyah sebagai organisasi Islam dan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Pahlawan Nasional Brigjend KH Syam’un.

“Saya apresiasi pada sahabat saya Haji Ali Mujahidin yang istiqomah dan konsisten menjaga dan mengembangkan peninggalan mendiang Kakeknya,” ungkap Gubernur.

Pria yang akrab disapa WH ini juga mengajak seluruh yang hadir agar mengenal dan meneladani perjuangan Brigjend KH Syam’un. Dalam kesempatan tersebut, WH juga mengajak seluruh hadirin untuk membacakan Al-Qur’an Surah Alfatihah untuk mendoakan Brigjend KH Syam’un.

“Membaca sejarah perjuangan beliau untuk Indonesia dan agama, mencatatkan sejarah hingga eksisnya pesantren dan lembaga tingkat nasional ini. Saya sebagai gubernur tidak seberapa. Terkadang kita saat ini banyak lupa dan sering terobsesi dunia,” tuturnya.

Di dalam bulan suci Ramadhan ini, WH  juga mengajak para hadirin untuk bersyukur kepada Allah SWT atas keberkahan dan silaturahmi yang bisa terus berkesinambungan. WH juga berharap Al-Khairiyah bisa terus eksis dan terus berkembang mencerdaskan anak bangsa dengan nilai-nilai religius.

“Saya orang kampung dulu tidak punya cita-cita jadi gubernur, tapi karena perjuangan saya sampai bisa duduk jadi gubernur. Maka kita sepatutnya menghargai perjuangan, seperti yang dilakukan KH Syam’un. Dan di bulan puasa ini ayo kita tingkatkan amalan ibadah kita,” serunya

“Saya harap Al-Khairiyah menjadi pusat perdaban Islam di Banten, sebagaimana orang tahu bahwa Banten daerah yang religius,” tandasnya. (*/Ilung)