Wisata Anyer

Miliki Tunggakan RS, Jahidi Korban Penusukan Terima Bantuan Rp30 Juta dari Robinsar dan BAZNAS Cilegon

Dindik HUT Tangerang Kab

CILEGON – Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon menyalurkan bantuan Rp30 juta kepada Jahidi, korban dugaan penusukan di kawasan Flyover Merak, yang masih menjalani pemulihan setelah menjalani operasi kepala.

Bantuan tersebut terdiri atas Rp15 juta dari BAZNAS Kota Cilegon dan Rp15 juta dari Robinsar secara pribadi.

Bantuan diserahkan saat Robinsar mengunjungi kediaman Jahidi pada Rabu (14/10/2026) untuk melihat kondisi korban sekaligus membantu meringankan beban keluarganya.

“Alhamdulillah, hari ini saya didampingi BAZNAS Cilegon, Pak Camat, Pak Lurah, RT dan RW. Tadi kita silaturahmi menjenguk Pak Jahidi, salah satu korban penusukan. Alhamdulillah masih diberikan umur panjang, sudah mendapatkan tindakan di rumah sakit dan sekarang sudah pulang, meskipun masih dalam pemulihan,” kata Robinsar.

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mengetahui persoalan tunggakan biaya pengobatan yang masih menjadi beban keluarga korban.

Staf Ahli Bupati HUT Tangerang Kab

Karena itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk mencari solusi, termasuk meminta perhatian dan tanggung jawab pihak terkait.

“Dari BAZNAS tadi Rp10 juta, ditambah lagi Rp5 juta, jadi Rp15 juta. Saya juga secara pribadi Rp15 juta. Nanti kita coba bantu cari yang lain juga,” ujarnya.

Robinsar menambahkan, komunikasi dengan pihak terkait masih dilakukan agar ada perhatian terhadap kondisi yang dialami Jahidi.

Disdukcapil HUT Tangerang Kab

Namun, belum ada kepastian mengenai penyelesaian seluruh tunggakan biaya pengobatan tersebut.

Selain bantuan biaya pengobatan, Robinsar juga meminta agar pendidikan anak Jahidi mendapat perhatian.

Korban diketahui memiliki dua anak yang masih menempuh pendidikan, masing-masing di perguruan tinggi dan sekolah dasar.

Menurut Robinsar, salah satu anak Jahidi yang sedang kuliah telah mendaftar program Beasiswa Cilegon Juare.

Ia berharap kondisi keluarga korban dapat menjadi perhatian dalam proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Putranya juga sedang daftar di Beasiswa Cilegon Juare. Jadi, saya minta agar mendapat perhatian dalam proses penerimaan,” katanya.

Robinsar mengatakan, kondisi Jahidi yang belum pulih sepenuhnya membuatnya belum dapat kembali beraktivitas secara optimal.

Karena itu, dukungan terhadap keluarga korban dinilai penting, termasuk untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anaknya.

Ia juga berharap kepolisian segera mengungkap kasus dugaan penusukan tersebut dan menangkap pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Jahidi diduga menjadi korban penusukan di sebuah bengkel di kawasan Flyover Merak, Kota Cilegon, pada Jumat (25/9) dini hari.

Peristiwa itu menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Krakatau Steel (RSKS) Cilegon.

Istri korban, Lena, sebelumnya menyebut biaya pengobatan suaminya mencapai sekitar Rp150 juta, belum termasuk obat-obatan dan kebutuhan lainnya.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp80 juta telah dibayarkan, sedangkan sisanya diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Berdasarkan keterangan keluarga, Jahidi sebelumnya pulang bekerja dari PT YIP pada Kamis (24/9) selepas Magrib.

Ia kemudian diminta membantu pekerjaan di sebuah bengkel karena mekaniknya sedang pulang kampung.

Setelah pekerjaan selesai sekitar tengah malam, Jahidi beristirahat di bengkel karena kelelahan. Sekitar pukul 03.00 WIB, keluarga menerima kabar bahwa korban mengalami kecelakaan.

Belakangan, keluarga mengetahui Jahidi mengalami luka serius yang diduga akibat tindak kekerasan.

Keluarga berharap kepolisian memberikan kepastian mengenai penanganan perkara tersebut, sementara persoalan biaya pengobatan diharapkan dapat segera diselesaikan agar korban bisa menjalani pemulihan secara optimal.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi terbaru dari kepolisian mengenai identitas terduga pelaku, penetapan tersangka, maupun perkembangan penyidikan kasus tersebut.***

DTRB HUT Tangerang Kab
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien