MWKT di Gerem Deaddlock, Paul Diangkat Menjadi Carateker
“Kalau alasan Bung Nai itu terkendala umur, mengapa hal ini tidak berlaku di Karang Taruna (KT) lain seperti dipemilihan KT Rawa Arum ada calon yang usianya kadaluarsa tapi itu tidak dipermasalahkan, kenapa di Gerem dipermasalahkan, ada apa ini?,” ungkap Dedi.
Dengan ditundanya MWKT ini lanjut Dedi ada hal yang disembunyikan oleh pihak panitia seolah-olah pihak panitia takut kalau Bung Nai memimpin Karang Taruna Gerem untuk periode 2021 – 2026.
“Terus terang warga gerem itu sangat menginginkan Bung Nai memimpin Karang Taruna, mengapa saya katakan seperti itu dari 29 RT yang ada di Kelurahan gerem 24 itu mendaulat Bung Nai, ini kan suara dari bawah, seharusnya pihak panitia mengakomodir dong, jangan mencari alasan hingga menunda MWKT ini,” katanya.
Lagi pula lanjutnya, proses penjaringan itu di buka sudah cukup lama yakni hampir tiga bulan dan pihak panitia juga sudah memberikan nomor urut bagi ketiga balon.
“Kalau ketiga calon sudah diberikan nomor urut oleh panitia ini menandakan kalau panitia sudah siap akan melakukan pemilihan, eh kenapa semua mekanisme sudah ditempuh, tapi panitia menggagalkan dan menunda, terus terang dalam hal ini saya sangat kecewa kepada panitia,” katanya.
Ditempat yang sama Lurah Gerem Deni Yuliandi mengakui kalau MWKT ini ditunda dan menunjuk Bung Paul sebagai carateker Karang Taruna dan tugasnya menyusun kepanitian yang baru.
“Ya, MWKT ini di tunda selama enam bulan ke depan, dan dari hasil musyawarah yang di hadiri panitia, pengurus KT Kecamatan, Kota dan para bakal calon sepakat menunjuk Bung Paul menjadi carateker. Bung Paul bertugas menyusun kepanitian baru untuk melangsungkan MWKT berikutnya,” katanya.
Deni menjelaskan, dari awal tahapan MWKT itu memang sudah ada kendala dan untuk itu Ia selaku Lurah meminta maaf kepada semua pihak dan berharap hal ini menjadi pembelajaran baginya dan panitia.
“Dengan ini saya selaku Lurah meminta maaf, dan hal ini menjadi bahan pembelajaran baginya. Dan ke depannya hal-hal ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” tutupnya. (*/Red/Rizal)
