Pantai Kelapa 7 Suralaya, Kenangan Akan Keindahan Yang Tergerus Pembangunan

CILEGON – Pantai Kelapa 7 yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, tepatnya di Kelurahan Suralaya, Merak, Cilegon, Banten, dulunya merupakan destinasi wisata yang sangat populer di kalangan masyarakat lokal maupun pendatang.
Pantai ini, terutama pada musim libur Lebaran, selalu dipadati pengunjung, baik dari dalam kota maupun luar kota.
Bukan hanya tempat wisata, Pantai Kelapa 7 juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi banyak warga sekitar.
Penjaga tiket, tukang parkir, penyewa ban, pedagang makanan, hingga fotografer dadakan, semuanya berkontribusi dalam menciptakan suasana yang hidup dan ramai di sana.
Hasidi, salah seorang warga Cilegon, mengenang masa-masa itu dengan menyimpan rapi foto kenangannya di pantai tersebut.
“Banyak keluarga yang mengandalkan momen liburan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Sektor pariwisata di kawasan ini berkembang pesat, dan memberikan harapan baru bagi kehidupan ekonomi warga sekitar,” ujar Hasidi, Jumat, (4/4/1025).

Namun, seiring berjalannya waktu, pantai yang dulu ramai ini kini telah berubah drastis.
Keindahan alamnya yang memukau kini harus bersaing dengan pembangunan gedung-gedung tinggi, salah satunya untuk fasilitas pendukung penyediaan listrik yang dibutuhkan untuk kemajuan wilayah.
Pantai yang pernah menjadi saksi kebahagiaan liburan keluarga serta mata pencaharian masyarakat lokal kini terpinggirkan oleh gelombang modernisasi.
Perubahan ini tidak hanya membawa dampak pada lanskap fisik, tetapi juga menghapus berbagai kenangan yang pernah melekat kuat pada Pantai Kelapa 7.
Kini, yang tersisa hanya kenangan akan pasir putih, deburan ombak, dan kegembiraan yang pernah memenuhi pantai itu.
Sebuah era telah berakhir, namun kenangan tentang Pantai Kelapa 7 akan selalu hidup dalam ingatan mereka yang pernah merasakannya.
“Pantai Kelapa 7 akan tetap dikenang, meskipun telah mengalami transformasi yang tak terhindarkan,” tutup Hasidi. (*/Ika)


