Wisata Anyer

Pembuangan Lumpur Proyek Lotte Diklaim di Luar Lokasi Situ Rawa Arum

CILEGON – Adanya dugaan lahan Situ Rawa Arum di Kecamatan Grogol yang dijadikan tempat pembuangan lumpur kupasan hutan bakau atau dari proyek pematangan lahan PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), hal tersebut diragukan kebenarannya oleh aktivis Kota Cilegon.

Ketua LSM Forum Pemerhati Pembangunan (FPP) Juli Tresno Aji, mengaku dirinya telah melakukan croscek langsung ke lokasi pasca pemberitaan faktabanten.co.id sebelumnya, Senin (17/6/2019).

Setelah dipantau, lokasi pembuangan lumpur tersebut bukan di lokasi lahan Situ Rawa Arum.

“Kami melakukan investigasi dan klarifikasi serta melihat langsung terkait legalitas kegiatan tersebut. Bahwa memang kegiatan itu legal atau sudah didukung oleh dokumen perizinan dan rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon,” ungkap Juli kepada wartawan, Selasa (18/6/2019).

“Bahwa semua berita yang muncul ternyata semua tidak benar. Tidak ada pengurukan di lahan Situ Rawa Arum, ternyata di lahan tanah milik Haji David,” imbuhnya.

Aktivis senior di Cilegon ini juga menjelaskan terkait perizinan kegiatan proyek tersebut yang telah resmi mendapatkan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) bernomor: 658.31/25-Non B3/PSLB 3 dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Cilegon.

“Kang Husen juga mengantongi surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup (SPPL). Dari perusahaan Kang Husen pun saya sudah lihat ada rekomendasi Amdal dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon atas nama perusahaan PT Insing Dwi Perkasa,” jelasnya sambil menunjukan SPPL yang asli kepada wartawan.

Dia juga menegaskan kalau lumpur kupasan hutan bakau tersebut tidak berbahaya dan malah dapat dimanfaatkan untuk perataan tanah yang nantinya lahan tersebut akan dijadikan lahan produktif.

“Selama ini bertahun tahun bahkan puluhan tahun lahan tersebut tidak produktif, dan terkesan tidak terurus. Jadi persoalannya jelas tidak ada lahan Situ Rawa Arum yang diuruk, itu lahan pribadi. Justru setahu saya Kang Husen yang selama ini concern merawat dan menjaga situ tersebut. Dulu dari luas hanya beberapa hektar setelah diperjuangkan sekarang luasnya sudah hampir 12 hektar,” tegasnya. (*/Ilung)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien