SERANG – Dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Al-Khairiyah H. Ali Mujahidin oleh Wakil Ketua Umum Kadin Cilegon, Isbatullah Alibasja, sepertinya bakal diproses oleh Ditreskrimsus Polda Banten.
Dalam surat bernomor B/235/V/RES.2.5./2025/Ditreskrimsus, Isbatullah Alibasja rencananya diperiksa Polda Banten pukul 14.00 WIB hari ini, Rabu (21/5/2025).
“Sehubungan dengan rujukan di atas, diberitahukan kepada saudara bahwa saat ini Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan terjadinya tindak pidana,” tulis surat tersebut.
Namun saat dikonfirmasi kepada nomor personil kepolisian di Polda Banten
dalam surat tersebut, pemanggilan Isbatullah dijadwalkan ulang pada hari Jumat besok (23/5/2025).
“Reschedule di hari Jumat,” ujar personil Polda Banten, Riko Hidayatullah.


Menurut informasi yang diterima Fakta Banten, perkara pencemaran nama baik yang disangkakan lewat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) ini bermula dari postingan akun facebook bernama Isbatullah Sjaff Alibasja.
Kabarnya, postingan Isbatullah Alibasja pada tanggal 10 Mei 2025 yang menyinggung Ketua Umum PB Al-Khairiyah jadi pemantiknya.
“Ko ngomongin Izasah palsu sih, sudahlah kita ngomong program palsu aja… misal, program palsu mobnas esemka…btw itu Ketua PB Alkhairiyah izasahnya asli apa palsu? Eh,” tulis akun Isbatullah Sjaff Alibasja.
Di postingan lainnya, Isbatullah juga menyebut Al-Khairiyah sebagai organisasi yang tertutup.
Pada tanggal 6 Mei 2025, akun Isbatullah Sjaff Alibasja menuliskan bahwa Al-Khairiyah dikuasai oleh keturunan Brigjend KH Syam’un.

“Hingga saat ini keturunan Ki Sam’un masih mengendalikan Alkhairiyah, seakan-akan Alkhairiyah adalah warisan turun-temurun bagi anak keturunan Ki Sam’un, sebuah paradigma yg melenceng dari garis kemajuan organisasi,” tulisnya.
“Model kepemimpinan ekslusif ini pastilah akan menemui jalan buntu kemajuan, harus ada perubahan besar untuk mendekonstruksi PB Alkhairiyah, Alkhairiyah yang inklusif dan progresif. Dan semua itu bergantung pada kader-kader Alkhairiyah yang menginginkan Alkhairiyah maju dan berkembang,” sambungnya. (*/Ajo)

