Pemuda Kecewa, Plt Walikota Tolak Temui Pengurus KNPI Cilegon?

CILEGON – Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon dibawah kepemimpinan Sam’udi mengaku kecewa dengan sikap Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi.

KNPI yang mencoba datang ke kantor Plt Walikota Cilegon, Kamis (23/11/2017) pagi tadi, untuk bersilaturahmi dan berdiskusi tentang pembangunan di Kota Cilegon namun disayangkan Edi Ariadi tidak bersedia menemui para pemuda tersebut.

Sementara itu, Sam’udi Ketua KNPI Kota Cilegon, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian ini.

“Pemuda kecewa saat ingin bertemu Plt Walikota ditolak tanpa alasan yang jelas, padahal tujuan kami baik untuk mendorong pembangunan dan mendukung Pemerintah Cilegon yang sekarang dipimpin Edi Ariadi. Sangat disayangkan pemimpin Cilegon ini takut dengan pemuda dengan alasan yang tidak logis,” ungkapnya kepada wartawan Fakta Banten, Kamis (23/11/2017).

Menurut Sam’udi, penolakan atas silaturahmi KNPI yang dipimpin Sam’udi ini disinyalir karena Plt Walikota Cilegon berpihak terhadap salah satu gerbong pemuda, dan menutup diri pada kelompok lainnya.

Advertorial

Advertorial

“Yang seharusnya pemimpin bisa memediasi bukan tebang pilih, pemuda mengecam langkah mundur untuk pemimpin saat ini. Pemerintah sebagai lembaga publik kok malah tertutup dalam komunikasi, padahal telah diamanatkan dalam Undang-undang Keterbukaan publik, ini pelanggaran namanya,” kecam pemuda asal Kecamatan Purwakarta ini.

Sementara itu Malik Ibrohim, Komandan Peta Siliwangi Banten yang tergabung dalam kepengurusan KNPI, menilai pola komunikasi Plt Walikota Cilegon tidak etis dan terkesan birokratis.

“Seharusnya pemimpin itu merangkul masyarakat bukan takut terhadap masyarakat, pemimpin semestinya bangga dengan masyarakat yang ingin berkonsultasi dengan pemimpinnya,” ungkap Malik.

Malik menegaskan bahwa KNPI Kota Cilegon yang dinahkodai Sam’udi, merupakan Organisasi yang sah secara SK dan diakui oleh DPD KNPI Provinsi Banten.

“Kami datang dengan etika yang baik ingin berdiskusi untuk mendorong pemerintah dalam hal pembangunan,” imbuhnya. (*/Asep)