Pemuda Pertanyakan Larangan Turnamen Bola di Gelora 5 Oktober Ciwandan, Wilayah Hukum Lain Terselenggara

 

CILEGON – Rencana penyelenggaraan turnamen sepak bola di Stadion Gelora 5 Oktober, Ciwandan, menuai tanda tanya besar dari masyarakat.

Pasalnya, kegiatan yang sudah empat kali digelar setiap tahun dan selalu berjalan lancar itu, tahun ini tidak mendapatkan izin dari aparat kepolisian setempat.

Padahal, di wilayah hukum (wilkum) lain seperti Mancak dan Merak, turnamen sepak bola maupun kegiatan masyarakat lainnya di Kota cilegon tetap bisa berjalan tanpa hambatan.

Hal ini membuat pemuda dan warga sekitar mempertanyakan sikap Polsek Ciwandan.

“Selama empat tahun terakhir, turnamen ini jadi agenda tahunan yang membawa kebahagiaan bagi warga. Banyak pedagang kecil bisa berjualan, warga juga dapat penghasilan tambahan dari parkir kendaraan. Semua berjalan aman dan tertib,” ungkap Maulana Jordan seorang tokoh pemuda Ciwandan, Selasa, (9/9/2025).

Lebih lanjut, Maulana Jordan selaku ketua Gaputra menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya soal olahraga, melainkan juga berdampak positif bagi masyarakat luas.

“Acara ini meningkatkan ekonomi warga, jadi hiburan bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antar pemain sepak bola. Rasanya panitia sudah menempuh segala prosesnya. Jika memang ada yang belum lengkap, seharusnya pihak kepolisian bisa mengarahkan, bukan malah menunda. Apalagi di wilayah lain bisa terselenggara, ini jelas tidak adil,” tegas Maulana Jordan.

Warga menilai, stadion Gelora 5 Oktober justru menjadi salah satu ruang publik penting untuk menyalurkan bakat olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.

Karena itu, mereka berharap ada penjelasan terbuka dari Polsek Ciwandan mengenai alasan penolakan izin.

Masyarakat dan pemuda juga menyatakan siap bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban jalannya turnamen, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. ***

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien