Program MPHD Diharapkan Mampu Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Cilegon

Dprd ied

 

CILEGON – Walikota Cilegon, Helldy Agustian secara resmi membuka acara Workshop Lintas Sektor tentang Penggalangan Komitmen Lintas Stakeholder dan Peluncuran Program MPHD (Momentum Private Healthcare Delivery) Indonesia – Private Sector  yang diadakan di Hotel Aston Cilegon, Kamis (21/04/2022).

Dalam sambutannya, Helldy mengatakan bahwa angka kematian ibu dan bayi di Provinsi Banten cukup tinggi.

“Saya sampaikan bahwa angka kematian ibu dan bayi di Indonesia sangat memprihatinkan, dan Kota Cilegon menjadi salah satu kota dengan angka kematian ibu dan bayi yang tinggi di Banten,” tuturnya.

“Dalam mencapai target RPJMN 2020 – 2024 untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi bukan tugas yang mudah terutama ditengah pandemi Covid-19, untuk itu perlu dipastikan pelayanan kesehatan terutama di RS siap dan siaga dalam melindungi ibu dan bayi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Helldy mengatakan bahwa peran serta stakeholder Pemerintah dan Non-Pemerintah secara pro-aktif menentukan sumber daya untuk dioptimalkan.

dprd tangsel

“Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, peran serta stakeholder Pemerintah dan Non-pemerintah secara pro-aktif juga menentukan agar sumber daya yang ada bisa di optimalkan, sehingga dapat memberikan masukan dan umpan balik bagi perbaikan pelayanan kesehatan dan penguatan sistem rujukan,” katanya.

Helldy juga menjelaskan bahwa bekerjasama dengan USAID Dalam Program MPHD merupakan upaya Pemerintah Kota Cilegon dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Salah satu upaya Pemerintah Kota Cilegon bekerjasama dengan USAID dalam Program MPHD yaitu berkomitmen membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan tujuan untuk memperluas akses, penggunaan layanan berbasis data dan penggunaan informasi terkait dengan kualitas layanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Sektor Swasta, serta mendorong kebijakan, komitmen Pemerintah dan peran pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan untuk keterlibatan sektor swasta,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Helldy berharap dengan program MPHD dapat mendukung Pemerintah Daerah mempercepat penurunan kematian ibu dan bayi di Kota Cilegon.

“Semoga dengan adanya pendamping kegiatan dari program MPHD dapat mendukung Pemerintah Daerah secara simultan demi membantu percepatan penurunan kematian ibu dan bayi di Kota Cilegon,” tutup Helldy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ratih Purnamasari menyampaikan bahwa tujuan dari program MPHD secara umum adalah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Adapun tujuan dari Program ini secara umum untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi sebagai upaya dalam indikator keberhasilan pembangunan di suatu daerah,” tuturnya. (*/Red)

Golkat ied