Sarana Informasi Kepada Masyarakat, DKISP Minta Peran KIM Cilegon Lebih Maksimal

 

CILEGON – Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Cilegon meminta anggota Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK KIM) untuk memaksimalkan perannya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

FK KIM merupakan sarana informasi antara Pemerintah Kota Cilegon dengan masyarkat dalam proses pembangunan Kota Cilegon.

Pasalnya, wadah sebagai sarana informasi masyarakat yang dibentuk pada tahun 2021 lalu itu belum memberikan dampak signifikan.

Bahkan, masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui keberadaan FK KIM tersebut.

Ks nu

“Pemerintah punya kewajiban tentang keterbukaan informasi publik, namun, pemerintah juga tidak bisa berjalan sendiri butuh peran masyarakat untuk menyampaikan informasi pembangunan Kota Cilegon masyarakat lapisan bawah. Peran mereka itu salah satunya untuk menyerap dan menyalurkan informasi, menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat begitupun sebaliknya,” ujar Ipung Ernawati Setianingrum, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi DKISP Kota Cilegon, saat pembinaan KIM di Hotel Gondang, Jum’at, (2/12/2022).

Menurutnya, KIM mempunyai peran yang besar dalam melakukan fasilitator, kontrol sosial, dan terminal informasi kepada masyarakat, sehingga anggota KIM harus mendapatkan pelatihan yang intens.

“Informasi apapun dari pemerintah maupun dari masyarakat KIM yang akan menjembatani itu, makanya secara intensif kita harus melakukan pembinaan untuk memaksimalkan kinerja KIM dan lain sebagainya yang berkaitan dengan informasi kepada masyarakat,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua FK KIM Kota Cilegon, Irwan Setiawan mengatakan pembinaan secara intensif perlu dilakukan untuk meningkatkan solidaritas anggota sehingga keterbukaan informasi publik bisa tersampaikan dengan baik di masyarakat.

“Pembinaan ini sejalan untuk mensolidkan anggota KIM, memberikan pembelajaran supaya lebih cakap digital dalam penyampaian informasi program-program pemerintah kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/Nas)

Cibeber nu