Setelah Mediasi, Proyek PT CMT Cilegon Siap Serap Tenaga Lokal

CILEGON – Persoalan penolakan warga Link. Curug Gerotan, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber terhadap proyek stockyard PT. Cahaya Mulya Teknik (CMT) yang dianggap tidak mengakomodir tenaga kerja lokal, akhirnya bisa diselesaikan setelah dilakukan mediasi di Kantor Kelurahan Karang Asem, Jum’at (3/7/2020).
Seperti yang ditegaskan oleh perwakilan dari PT. CMT, Faturohman yang mengatakan dalam mediasi yang dihadiri oleh pemerintah Kelurahan Karang Asem dan kepolisian, pihaknya dan warga sudah bersepakat akan sinergi di mana pihak perusahaan ke depan mengakomodir tenaga kerja lokal dari warga lingkungan tersebut.
“Saya akan mengakomodir ya biar sama-sama enak, cuma harus dipahami namanya perusahaan punya aturan dan belum beroperasi. Yang penting kita ke depan komit, kebutuhan tenaga kerja yang sudah diserahkan ke Seklur itu, orang Gerotan itu yang akan dinomorsatukan,” ujarnya, saat ditemui usai mediasi.

Lebih lanjut, Faturrohman juga menjelaskan dimana dalam usaha tersebut untuk kegiatan stock barang, dalam hal ini pihaknya juga sekaligus mengklarifikasi kepada warga yang beranggapan kalau di lokasi akan ditempatkan pabrik.
“Sementara ini sampai 3 bulan ke depan belum ada kegiatan, untuk stock material, izin sebagian sudah yang lain sedang berjalan. Mungkin warga ada miss informasi karena belum ada sosialisasi, di luar informasinya untuk pabrik, itu gak bener,” tegasnya.
“Jadi lahan untuk stock pipa, alat berat paling itu aja,” tandasnya.
Pihaknya berharap dengan kesepakatan yang sudah ditandatangani bersama, warga sekitar bisa kondusif dan sinergi dengan adanya prioritas perekrutan tenaga kerja warga sekitar oleh perusahaan tersebut. (*/Ilung)
