Soal Sengketa Tanah, Hari Ini Kantor BPN Cilegon Akan Dikepung Massa Lapbas

Gerindra Nizar

CILEGON – Ribuan masyarakat yang tergabung dalam wadah organisasi Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), hari ini Kamis (14/2/2019) berencana akan mengepung Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cilegon.

Kedatangan massa Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) adalah untuk mencari keadilan atas tanah hak milik yang diserobot oleh orang lain, padahal bukti kepemilikan sertifikat masih ada dan belum dijual apalagi dipindah tangankan kepada orang lain. Namun pihak BPN Kota Cilegon telah menerbitkan sertifikat baru atas nama orang lain di lokasi tanah tersebut.

Hamdan, salah satu orang yang dikuasakan oleh ahli waris, mengaku aksi ini adalah salah satu jalan terakhir yang dilakukan mengingat upaya yang kami lakukan selalu buntu.

Fraksi serang

“Dan atas itu kami hari ini akan mengepung kantor BPN Kota Cilegon dan tuntutan kami adalah agar pihak BPN mengembalikan sertifikat yang diterbitkanya kepada ahli waris yang sah,” kata Hamdan, Rabu (13/2/2019) malam.

Fraksi

Lebih lanjut dikatakan, dalam aksinya hari ini Lapbas akan menurunkan sebanyak 2000 massa anggota dan pengurus Lapbas dari berbagai daerah yakni anggota Lapbas Se-Jabotabek dan Sumatera.

“Aksi ini kami akan menurunkan anggota dan pengurus Lapbas dari berbagai daerah, intinya aksi kami adalah mencari keadilan atas penyerobotan tanah yang dilakukan WN yang telah memalsukan data, dan berharap BPN untuk membatalkan sertifikat yang sudah dikeluarkan,” tegasnya.

Lapbas juga akan menempuh jalur hukum jika BPN tidak memberikan solusi.

“Jika tidak ada solusi kami juga akan mendatangi untuk menemui Satgas Mafia Tanah yang ada di Polda Banten untuk mencari keadilan,” imbuhnya. (*/RedRT)

[socialpoll id=”2521136″]

Gerindra kuswandi