Sokhidin Dorong Pemkot Cilegon Dukung Kampung Programming Denok dan Anggarkan Kembali PMT
CILEGON – Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon, H. Sokhidin, menegaskan komitmennya dalam mendorong program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya Kampung Programming Denok di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil.
Menurutnya, inisiatif masyarakat ini terbukti mampu berjalan mandiri meski tanpa dukungan anggaran pemerintah kota.
Sokhidin yang juga menjadi penasehat Kampung Programming mengungkapkan bahwa program tersebut bisa bertahan berkat dukungan para donatur.
“Sampai hari ini tidak ada anggaran dari pemerintah, namun program tersebut tetap berjalan. Dan sejauh ini dapat dukungan dari para donatur,” ujarnya, Senin, (22/9/2025).
Ia juga mengapresiasi dukungan nyata dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Banten II, Annisa Maharani Azzahra Mahesa, yang telah memberikan 10 unit laptop.
Bantuan tersebut sangat berarti, mengingat dari 60 peserta didik hanya dua orang yang memiliki laptop pribadi.
“Dengan adanya bantuan 10 laptop ini, alhamdulillah jadi dua orang pegang satu, itu akan lebih cepat,” jelasnya.

Selain fokus pada pemrograman, Sokhidin menjelaskan bahwa program ini juga menyediakan kursus bahasa gratis, seperti Mandarin, Korea, dan Inggris, melalui kerja sama dengan perguruan tinggi serta industri di Banten.
“Tujuan kita adalah untuk masyarakat. Di tengah banyaknya pengangguran, kami berharap Kampung Programming bisa sedikit membantu mengentaskan pengangguran,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Sokhidin juga menyoroti masalah hilangnya alokasi dana untuk PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi balita dan ibu hamil di Posyandu.
Ia mengaku prihatin karena anggaran yang sebelumnya tersedia kini tidak ada lagi.
“Padahal dulu ada anggarannya, tapi saya tidak tahu sekarang kok jadi tidak ada,” keluhnya.
Menurutnya, ketiadaan PMT berpengaruh pada menurunnya minat masyarakat untuk datang ke Posyandu.
Selama ini, kebutuhan PMT ditutupi oleh para donatur, namun mereka kini mulai kesulitan akibat kondisi ekonomi.
Karena itu, Sokhidin menegaskan akan terus mendorong pemerintah kota agar menganggarkan kembali dana untuk Posyantek dan PMT.
“Program ini benar-benar langsung menyentuh kepada kebutuhan dasar masyarakat. Kami membutuhkan dukungan riil dari pemerintah,” pungkasnya. (*/Adv)


