Tuding Mesin Bekas Merugikan, Mahasiswa Cilegon Laporkan Krakatau Posco ke Polda Banten

CILEGON – Dewan Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa (GEMA) Al-Khairiyah laporkan PT Krakatau Posco ke Polda Banten atas dugaan penyelundupan impor mesin bekas. Jum’at, (23/08/2024).

“Sehubungan dengan keresahan masyarakat Cilegon Banten terkait adanya persoalan dugaan impor penyelundupan mesin Skin pass mill (SPM) bekas yang diduga barang rongsok di PT.Krakatau Posco,” ungkap Supardi Ketua GEMA Al-Khairiyah Cilegon dalam keterangan tertulisnya.

Supardi menambahkan, daripada menambah beban keuangan dan berakibat ruginya Krakatau Steel pihaknya menyarankan agar tidak memaksakan untuk beroperasi.

“Kalau misalkan tidak mampu beli mesin baru, mending gak usah produksi sekalian,” tambahnya.

Karena berdasarkan informasi yang diterima, seharusnya mesin tersebut adalah mesin baru bukan mesin bekas seperti yang sekarang ini ada.

Adapun pihak yang dilaporkan sebagai berikut:

PWI Peduli

1. Jung Bum-Su, Presiden Direktur PT. Krakatau Posco
2. Kim Kwang-Moo, Komisaris PT. Krakatau Posco dan mantan Presiden Direktur PT Krakatau Posco
3. Lee Sang-Hoo, Direktur Produksi PT Krakatau Posco

Lanjutnya, sebagai penguat laporan pihak GEMA Al-Khairiyah pun melengkapinya dengan bukti awal dengan rincian sebagai berikut:

1. Mesin yang diduga impor/selundupan dimaksud adalah mesin STS #2 – (SPM). (SPM) disingkat (Skin Pass Mill) semacam masing penyempurna hasil produksi plat baja di pabrik HSM 2.

2. Pabrik HSM 2 kembali menjadi milik PT.KS yang sejak tahun 2021 diserahkan kepada Krakatau Posco sebagai peningkatan kepemilikan saham PT.KS yang semula hanya 30% menjadi kini 50%.

3. Mesin SPM tersebut diduga bukan mesin baru tapi diduga mesin bekas/barang rongsok yang diduga sebelumnya Dipergunakan pada pabrik Eks POSCO di Korea.

4. Mesin SPM ini diduga hampir semua komponen pentingnya dibuat sekitar tahun 2007 dengan kapasitas produksi sekitar 700.000 MT Per/tahun.

5. Mesin SPM yang diduga diselundupkan melalui impor ini diduga didatangkan sekitar bulan Juli tahun 2022 dan mulai dipasang sekitar bulan November 2022 dimana saat ini barang bukti masih ada dan digunakan di pabrik HSM 2 yang sudah diserahkan oleh PT.KS dan dikelola PT Krakatau Posco dan terdiri dari 5 ( lima) stand utama antara lain:
– Pay of rell
– 2 High stand
– Cut shear
– Leveller
– Tension rell. (*/Ika)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien