Abdul Latif Puji Kinerja Kapolri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Sebut Pengkhianatan Fatal
SERANG – Tokoh Muda Banten, Abdul Latif, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto beserta jajarannya dalam mengusut dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara.
Abdul Latif menilai, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan Polri dalam menangani tindak pidana yang dinilai serius, terlebih jika berkaitan dengan keamanan kepala negara.
“Ya, tentunya saya mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Suyudi. Dalam satu bulan kepemimpinannya, beliau berhasil mengungkap kejahatan yang sangat serius, yakni dugaan pengkhianatan terhadap kepala negara,” kata Abdul Latif saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2026)
Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengancam stabilitas politik dan keamanan nasional.
“Iya, tentunya ini menjadi pembelajaran bagi kita bahwa perbuatan pengkhianatan, apalagi terhadap kepala negara, merupakan perbuatan fatal yang bisa berdampak pada kondisi politik di dalam negeri,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan tiga personel Polri berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan tanpa prosedur, penghapusan data elektronik, serta akses ilegal.
Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan menyita beberapa barang bukti.
Pengusutan perkara tersebut diharapkan dapat mengungkap secara terang dugaan pelanggaran yang terjadi sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.***

